Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pemprov Sumut Gratiskan HAKI untuk Pelaku Ekraf, Dorong Naik Kelas

Pemprov Sumut Gratiskan HAKI untuk Pelaku Ekraf, Dorong Naik Kelas
Ilustrasi ekonomi kreatif Indonesia
Intinya Sih
  • Pemprov Sumut meluncurkan program pendaftaran HAKI gratis bagi pelaku ekonomi kreatif untuk memperkuat perlindungan hukum dan meningkatkan daya saing produk lokal.
  • Karya yang didaftarkan akan diverifikasi secara nasional hingga ke Kementerian Hukum RI guna memastikan orisinalitas dan memberikan legalitas kuat di pasar nasional maupun internasional.
  • Selain fasilitasi HAKI, Pemprov Sumut juga menyiapkan pelatihan, workshop, serta event perfilman dan rencana pembangunan creative hub sebagai pusat pengembangan UMKM serta ekraf daerah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Medan, IDN Times – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendorong pelaku ekonomi kreatif (ekraf) untuk naik kelas melalui program fasilitasi pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) secara gratis.

Program ini digagas sebagai upaya memperkuat perlindungan hukum sekaligus daya saing pelaku usaha kreatif. Kebijakan ini disampaikan dalam temu pers yang digelar di Kantor Gubernur Sumut, Rabu (1/4/2026).

1. Pemprov Sumut fasilitasi pendaftaran HAKI gratis

Ilustrasi ekonomi kreatif dari(unsplash.com/Headway)
Ilustrasi ekonomi kreatif dari(unsplash.com/Headway)

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumut, Yuda Pratiwi Setiawan, menjelaskan bahwa program ini ditujukan untuk melindungi karya para pelaku ekraf.

“HAKI ini adalah perlindungan hukum atas produk yang diciptakannya,” ujarnya.

Melalui program ini, pelaku ekonomi kreatif dapat mendaftarkan karya atau produknya secara gratis melalui Disbudparekraf Sumut.

2. Karya akan diverifikasi hingga tingkat nasional

ilustrasi ekonomi kreatif (pexels.com/Gustavo Fring)
ilustrasi ekonomi kreatif (pexels.com/Gustavo Fring)

Setelah didaftarkan, karya para pelaku ekraf akan melalui proses validasi dan pemeriksaan, termasuk pengecekan secara global untuk memastikan tidak ada kesamaan dengan karya lain.

Selanjutnya, proses pendaftaran akan difasilitasi hingga ke Kementerian Hukum Republik Indonesia sebagai lembaga yang berwenang dalam penerbitan HAKI. “Langkah ini dinilai penting agar produk lokal memiliki legalitas yang kuat di pasar nasional maupun internasional,” kata Yuda.

3. Pemprov juga siapkan pelatihan hingga event perfilman

IMG-20251210-WA0017.jpg
Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf RI) Teuku Riefky Harsya mendatangi langsung lokasi pascabanjir yang melanda sejumlah daerah di Aceh (dok. Kementerian Ekraf)

Selain perlindungan hukum, Pemprov Sumut juga memberikan pembinaan melalui Taman Budaya Sumatera Utara.

Program pembinaan ini mencakup pelatihan, workshop, hingga penyelenggaraan event, khususnya di sektor perfilman. “Supaya dunia perfilman Sumut kita bangkit,” kata Yuda.

Pemprov Sumut juga tengah mengkaji pembangunan creative hub di sekitar kawasan Sumut Sport Centre. Fasilitas ini dirancang sebagai pusat pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif, sekaligus menjadi titik transit bagi wisatawan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More