Comscore Tracker

Pandemi Corona, Kampus Unimed Terapkan Ujian Online pada Mahasiswa

Berlaku mulai 17 Maret hingga 3 April

Medan, IDN Times - Universitas Negeri Medan menerbitkan surat edaran tentang pencegahan persebaran virus corona. Surat edaran bernomor: 000809/UN.33/SE/2020 ‎itu berisi soal aktivitas perkuliahan dengan menggunakan sistem  E-Learning, Vi-Learning, Mailing List, Whatapps Group, Line, Skype atau sejenisnya.

Surat itu diterbitkan, Senin (16/3). Instruksi dalam surat diberlakukan mulai Selasa 17 Maret hingga 3 April 2020. Sistem perkulaiahan tatap muka digantikan sistem pembelajaran jarak jauh.

1. Jangan diartikan, kuliah jarak jauh sama dengan libur

Pandemi Corona, Kampus Unimed Terapkan Ujian Online pada MahasiswaIDN Times/Irma Yudistirani

Rektor Unimed Syamsul Gultom mengatakan, pihaknya bukan meliburkan kegiatan di kampus. Hanya sistemnya yang berubah.

"Ini  bukan berarti kami meliburkan belajar mengajar, tapi kami alihkan menjadi sistem daring atau penugasan terstruktur dari dosen," tutur Syamsul kepada wartawan di Kampus Unimed, Senin siang, 16 Maret 2020.

Baca Juga: Yuk Lawan Corona! Jangan Buru-buru Minta Lockdown

2. Praktikum lapangan diganti penugasan yang relevan

Pandemi Corona, Kampus Unimed Terapkan Ujian Online pada MahasiswaUnsplash/climatereality

Syamsul mengatakan, kegiatan perkuliahan seperti praktikum akan dilaksanakan dengan bentuk pemberian tugas lain yang relevan sesuai dengan capaian perkuliahan.

Kemudian, Perkuliahan lapangan, yakni KKN, PKL, PPL, Magang, Perkuliahan Mahasiswa/dosen untuk sementara waktu di kompensasi dalam bentuk kegiatan lain. 

3. UTS dan UAS dilakukan secara online

Pandemi Corona, Kampus Unimed Terapkan Ujian Online pada Mahasiswapexels/Pixabay

Dia juga menjelaskan jika Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS) dilaksanakan secara online.

"Ujian proposal, ujian tugas akhir, ujian skripsi, tesis, dan disertasi, ujian konprehensif, tetap diadakan namun hanya dihadiri oleh mahasiswa yang diuji dan pengujinya yang telah memenuhi protokol WHO atau dalam dilakukan secara online," tutur Syamsul.

Syamsul menambahkan pihak Unimed mempersiapkan kesiapan dosen semua fasilitas agar perkuliahan dalam bentuk daring dapat berjalan secara efektif dan tidak akan mengurangi efektivitas proses perkuliahan.

"Kemudian, proses ini tetap sesuai dengan capaian perkuliahan setiap mata kuliah," pungkasnya.

Baca Juga: Sempat Bertemu Menhub Budi Karya, Gubernur Edy Periksa Kesehatan

Topic:

  • Arifin Al Alamudi

Berita Terkini Lainnya