Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pemulihan Bencana di Aceh, Praja IPDN hingga Taruna Diterjunkan

Sejumlah warga nyaris hanyut terseret arus Sungai Wih Dusun Jamat di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, usai lumpe atau penyeberangan darurat menuju Kampung Reje Payung, putus (dok.warga)
Sejumlah warga nyaris hanyut terseret arus Sungai Wih Dusun Jamat di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, usai lumpe atau penyeberangan darurat menuju Kampung Reje Payung, putus (dok.warga)
Intinya sih...
  • Pemerintah masih prioritaskan fase tanggap darurat
  • Pemerintah terus berupaya menjangkau wilayah tengah Aceh
  • Pemerintah akan kerahkan ribuan personel tambahan untuk penanganan bencana
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Aceh Tamiang, IDN Times - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, mengatakan pemerintah akan memfokuskan upaya pembangunan kembali wilayah yang mengalami kerusakan cukup parah terdampak bencana di Aceh, termasuk Aceh Tengah.

“Tentu ini dilakukan secara merata di seluruh daerah bencana, dan dengan skala-skala kedaruratan yang berbeda,” kata Bima Arya.

1. Pemerintah masih prioritaskan fase tanggap darurat

 Warga kembali membangun jembatan darurat untuk penyeberangan di Sungai Kala Ili, Kecamatan Linge, Aceh Tengah (dok.warga)
Warga kembali membangun jembatan darurat untuk penyeberangan di Sungai Kala Ili, Kecamatan Linge, Aceh Tengah (dok.warga)

Dia menyampaikan, saat ini pemerintah masih memprioritaskan penyelesaian fase tanggap darurat di daerah terdampak. Tahap tersebut, kata Bima Arya, mencakup berbagai kebutuhan mendesak seperti evakuasi warga, penyediaan hunian sementara, penampungan pengungsi, hingga pembersihan material sisa bencana.

“Yang sifatnya kedaruratan terkait evakuasi, hunian sementara, penampungan, termasuk pembersihan, tentu memerlukan banyak sekali sumber daya,” ujarnya.

Setelah fase tanggap darurat selesai, pemerintah akan masuk ke tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Bima Arya menyebutkan, Presiden Republik Indonesia telah menunjuk Menteri Dalam Negeri sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Rehabilitasi dan Rekonstruksi pascabencana.

“Presiden sudah menunjuk Pak Mendagri yang akan menjadi Ketua Satgas Rehabilitasi dan Konstruksi, yang akan fokus pada upaya-upaya pembangunan kembali,” katanya.

2. Pemerintah terus berupaya menjangkau wilayah tengah Aceh

Warga Aceh Tengah gunakan sling untuk menyeberangi sungai (dok.Pemkab Aceh Tengah)
Warga Aceh Tengah gunakan sling untuk menyeberangi sungai (dok.Pemkab Aceh Tengah)

Terkait wilayah tengah Tanah Rencong seperti Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues yang sempat terisolasi akibat bencana, Bima Arya memastikan pemerintah terus melakukan upaya penjangkauan.

Menurut Wamendagri, bantuan logistik telah dikirimkan dan berbagai unsur dikerahkan ke lapangan. “Pemerintah sudah menerjunkan bantuan logistik, kemudian TNI, Polri, relawan, dan semua kementerian dibuka untuk membantu,” ujarnya.

Di wilayah ini, sebanyak 26 kampung masih terisolir hingga Sabtu (10/1/2026). Masih banyak warga menyeberang sungai dengan sling untuk mobilitas.

3. Pemerintah akan kerahkan ribuan personel tambahan untuk penanganan bencana

Warga kembali membangun jembatan darurat untuk penyeberangan di Sungai Kala Ili, Kecamatan Linge, Aceh Tengah (dok.warga)
Warga kembali membangun jembatan darurat untuk penyeberangan di Sungai Kala Ili, Kecamatan Linge, Aceh Tengah (dok.warga)

Bima Arya mengatakan, pemerintah juga mengerahkan ribuan personel tambahan untuk membantu penanganan bencana. Salah satunya dengan mengirimkan 1.138 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ke Aceh Tamiang setelah menerima laporan kondisi daerah tersebut sempat lumpuh.

Selain itu, pemerintah juga akan menurunkan sekitar 500 taruna dari Politeknik Kelautan ke wilayah Pidie Jaya dan Aceh Utara. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat penanganan di daerah-daerah yang masih membutuhkan bantuan.

“Terus kita identifikasi, dan kita akan koordinasi untuk mengisi daerah-daerah yang memang belum tersentuh secara maksimal,” kata Bima Arya.

Pemerintah berharap koordinasi lintas kementerian, aparat keamanan, serta relawan dapat mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh secara menyeluruh.

Share
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

Pemulihan Bencana di Aceh, Praja IPDN hingga Taruna Diterjunkan

10 Jan 2026, 21:06 WIBNews