Comscore Tracker

Bensin di SPBU di Tapteng Diduga Bercampur Air, Belasan Motor Mogok 

SPBU beri ganti rugi Rp50 ribu dan isi bensin gratis

Tapanuli Tengah, IDN Times- Belasan kendaraan roda dua di Tapanuli Tengah, Sumatra Utara mendadak mogok setelah melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di salah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Muara Nibung, Tapteng, Rabu (15/6/2022).

Penyebab mogoknya kendaraan milik pengendara bermotor disebabkan BBM jenis Pertalite itu diduga bercampur air. 

1. Sepeda motor yang mogok didorong menuju ke SPBU

Bensin di SPBU di Tapteng Diduga Bercampur Air, Belasan Motor Mogok Belasan Sepeda Motor yang mogok menumpuk di SPBU Muara Nibung (Hendra Simanjuntak/IDNTimes)

Salah satu warga menyebut, mogoknya kendaraan yang ia miliki bermula saat melakukan pengisian BBM jenis Pertalite di SPBU Muara Nibung. Namun dalam perjalanan malah mogok. Ia kemudian mendorongnya kurang lebih 100 meter menuju SPBU untuk mengisi BBM.

"Ramai tadi kami yang mengalami hal sama (mogok)," kata salah satu warga yang tak menyebutkan namanya.

Baca Juga: Diduga Cabuli Gadis 16 Tahun, Pria Beristri di Tapteng Dipolisikan

2. Minyak yang masuk ke tangki kendaraan dibuang

Bensin di SPBU di Tapteng Diduga Bercampur Air, Belasan Motor Mogok Ilustrasi pengisian BBM. (ANTARA FOTO/Novrian Arbi)

Monika yang mengaku sebagai pengawas di SPBU 16. 226. 018 Muara Nibung membenarkan kejadian itu. Saat ini, kata Monika kendaraan yang mengalami mogok sudah ditangani oleh pihak SPBU.

"Tadi sudah dibuang minyak yang masuk ke tangki kereta pengendara itu," jelasnya.

3. Belasan kendaraan roda dua menumpuk di SPBU

Bensin di SPBU di Tapteng Diduga Bercampur Air, Belasan Motor Mogok BBM yang diketahui jenis Pertalite bercampur air di SPBU Muara Nibung, Tapteng (Hendra Simanjuntak/IDNTimes)

Monika mengatakan, bercampurnya BBM jenis Pertalite dengan air belum dapat dia jelaskan apa penyebabnya.Dia mengaku sebanyak lima belas kendaraan yang mogok di SPBU sudah ditangani. 

Selain itu, pihaknya juga memberikan uang sebesar lima puluh ribu kepada pengendara sebagai ganti rugi.

"Minyak juga kita isi ulang ke kendaraan warga dengan gratis," jelasnya.

Baca Juga: 46 Derajat Celcius di Makkah, Ini Pesan Menag untuk Jemaah Haji Medan 

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya