3 Korban Banjir Ditemukan, Sudah 216 Korban Jiwa di Aceh Utara

- Penemuan 3 korban meninggal dunia akibat banjir besar di Aceh Utara
- Jumlah korban jiwa meningkat menjadi 1.157 orang, dengan 165 orang masih dinyatakan hilang
- Jumlah pengungsi mencapai 380.360 jiwa, dengan wilayah terbanyak di Aceh sebanyak 356.655 jiwa
Medan, IDN Times- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali mengonfirmasi penemuan tiga korban meninggal dunia akibat banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Utara. Dengan temuan terbaru ini, jumlah korban jiwa meninggal dunia akibat rangkaian bencana di Sumatra meningkat dari 1.154 menjadi 1.157 orang.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa proses pencarian dan pertolongan masih terus berlangsung di tiga provinsi terdampak. Hingga saat ini, tercatat 165 orang masih dinyatakan hilang dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
“Operasi pencarian masih terus kami lakukan agar jumlah korban yang belum ditemukan dapat ditekan seminimal mungkin,” ujar Abdul Muhari dalam konferensi pers penanganan bencana, Kamis (1/1/2026).
BNPB juga mencatat dampak bencana masih dirasakan luas oleh masyarakat. Jumlah pengungsi hingga kini mencapai 380.360 jiwa, dengan konsentrasi terbesar berada di Provinsi Aceh sebanyak 356.655 jiwa. Sementara itu, di Sumatra Utara tercatat 13.770 jiwa mengungsi dan di Sumatra Barat sebanyak 9.935 jiwa.
Di Aceh, Kabupaten Aceh Utara menjadi wilayah dengan jumlah korban meninggal terbanyak, yakni 216 jiwa. Angka tersebut disusul Kabupaten Aceh Tamiang dengan 101 jiwa, Aceh Timur 57 jiwa, serta Kabupaten Bireuen 40 jiwa.
Sampai saat ini 31 orang mash dinyatakan hilang di Provinsi Aceh. Sebanyak 14 di antaranya dari Kabupaten Bener Meriah. Tim SAR sudah menurunkan 3 anjing pelacak unit K9 untuk mencari korban.
Tim gabungan dari berbagai unsur hingga kini terus mengintensifkan pencarian di sejumlah titik terdampak, meski menghadapi tantangan medan dan kondisi cuaca.

















