Kantor Wali Kota Medan (Dok. Diskominfo Medan)
Rico menegaskan sosok Sekda yang akan datang tidak hanya harus menguasai aspek administratif, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak pembangunan Kota Medan. Calon sekda harus memahami arah pembangunan nasional, provinsi, hingga kota, serta memiliki kemampuan membaca kebijakan fiskal daerah dan menggali potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Saya harapkan dan tekankan sekda ke depan mampu kreatif serta memahami betul arah pembangunan kota sesuai rancangan nasional, provinsi hingga ke tingkat kota," tegasnya.
Di tengah persiapan pergantian sekda, Pemerintah Kota Medan juga masih memiliki lima jabatan pimpinan tinggi pratama yang belum terisi secara definitif.
Kepala Inspektorat Erfin Fachrurazi dikonfirmasi turut membenarkan statusnya sebagai Plh Sekda Medan per Agustus 2026, sembari meminta dukungan doa.
"Terima kasih. Mohon doa dan dukungan semuanya ya bang," katanya singkat.
Sebelum penunjukan tersebut diumumkan, sejumlah nama sempat disebut-sebut berpeluang mengisi posisi Plh maupun Plt Sekda Medan. Di antaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Citra Effendi Capah, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat M Sofyan, Kepala Bappeda Ferry Ichsan, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Benny Iskandar, Asisten Umum Laksamana Putra Siregar, hingga Kepala Inspektorat Erfin Fachrurazi.