Wahana Kora-kora di Asahan Mendadak Rusak, 4 Orang Terluka

Medan, IDN Times - Wahana permainan kora-kora di sebuah pasar malam di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, mendadak rusak saat beroperasi. Insiden ini menyebabkan empat pengunjung mengalami luka. Para korban kemudian dilarikan ke rumah sakit.
Adapun korban yang mengalami luka yakni Ardi Saputra (18), Abdul Haris Marpaung (18), Muhammad Fikri (21), dan Ravi Dafa (18). Polisi kini menyelidiki dugaan kelalaian operator dalam peristiwa tersebut.
1. Wahana rusak saat beroperasi, empat pengunjung jadi korban

Insiden terjadi pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 20.15 WIB di pasar malam yang berada di Kelurahan Lestari, Kecamatan Kisaran Timur. Wahana kora-kora yang sedang dinaiki penumpang tiba-tiba mengalami kerusakan.
Kapolres Asahan, AKBP Revi Nurvelani, mengatakan pihak kepolisian langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Petugas langsung memberikan pertolongan kepada korban, mengamankan dua operator wahana, serta memasang garis polisi di sekitar lokasi. Para korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar Revi dalam keterangan resmi, Senin (30/3/2026).
2. Besi penahan kursi diduga patah, korban terjatuh dari wahana

Dari hasil penyelidikan awal, kecelakaan diduga disebabkan oleh patahnya besi penahan bangku pada wahana kora-kora. Kerusakan tersebut membuat kursi yang diduduki korban terlepas saat wahana sedang berayun.
“Akibatnya, kursi yang diduduki korban terlepas dan terjatuh, menyebabkan para korban mengalami luka dan saat ini sudah memperoleh perobatan,” ujar Revi.
3. Polisi selidiki dugaan kelalaian, operator ikut diperiksa

Dalam penanganan kasus ini, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa potongan besi dan komponen wahana yang rusak. Selain itu, sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan untuk mengungkap penyebab pasti kejadian.
Dua operator wahana saat ini turut menjalani pemeriksaan. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya kelalaian dari pihak penyelenggara pasar malam.
“Pihak yang diduga terkait dan bertanggung jawab dalam kejadian ini masih dalam proses penyelidikan,” tutup Revi.


















