Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

6 Cara Membersihkan Blender Agar Tidak Bau dan Tetap Higienis

6 Cara Membersihkan Blender Agar Tidak Bau dan Tetap Higienis
ilustrasi blender (pexels.com/cottonbro)
Intinya Sih

  • Blender perlu dibersihkan segera setelah digunakan agar sisa makanan tidak menempel dan menimbulkan bau tak sedap yang sulit dihilangkan.
  • Campuran air hangat, sabun, cuka, atau lemon efektif membersihkan dan menghilangkan bau pada blender tanpa perlu menggosok manual.
  • Membongkar bagian blender, mengeringkannya terbalik, serta menggunakan baking soda membantu menjaga kebersihan dan kesegaran alat secara maksimal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Blender menjadi salah satu peralatan dapur andalan yang hampir digunakan setiap hari. Mulai dari membuat jus segar, menghaluskan bumbu masakan, hingga meracik smoothie favorit, alat ini sangat membantu berbagai aktivitas memasak. Namun, penggunaan yang rutin juga membuat blender rentan menyimpan sisa makanan yang menempel pada pisau, wadah, maupun bagian tutupnya.

Jika tidak dibersihkan secara menyeluruh, sisa-sisa bahan tersebut dapat menimbulkan bau tak sedap yang sulit dihilangkan. Selain mengganggu aroma dan rasa makanan atau minuman berikutnya, kondisi ini juga dapat mengurangi kebersihan serta kenyamanan saat digunakan.

Kabar baiknya, menjaga blender tetap bersih dan bebas bau tidaklah sulit. Dengan teknik pencucian yang tepat dan beberapa trik sederhana untuk mengatasi aroma membandel, blender bisa kembali segar seperti baru. Berikut enam cara efektif yang dapat kamu lakukan agar blender selalu higienis, harum, dan siap digunakan kapan saja.

1. Bersihkan langsung setelah digunakan

ilustrasi menggunakan blender (pexels.com/Yaroslav Shuraev)
ilustrasi menggunakan blender (pexels.com/Yaroslav Shuraev)

Jangan biarkan sisa makanan mengering di dalam blender karena itu akan memperparah bau dan membuat sisa makanan menempel lebih kuat. Semakin lama dibiarkan, semakin sulit juga membersihkannya, apalagi jika makanan mengandung minyak atau bahan beraroma tajam seperti bawang.

Segera setelah selesai digunakan, bilas bagian dalam blender dengan air bersih. Setelah itu, lanjutkan dengan pencucian menyeluruh agar tak ada noda atau aroma yang tertinggal. Kebiasaan ini akan membuat blender tetap higienis dan bebas bau setiap saat.


2. Blender air hangat + sabun cuci piring

ilustrasi sabun cuci piring (pexels.com/Ron Lach)
ilustrasi sabun cuci piring (pexels.com/Ron Lach)

Salah satu cara termudah untuk membersihkan blender adalah dengan mengisinya menggunakan air hangat dan menambahkan setetes sabun cuci piring. Nyalakan blender selama 5–10 detik agar larutan air sabun menjangkau semua sisi, termasuk area di bawah mata pisau yang sulit dibersihkan secara manual.

Metode ini sangat praktis dan menghemat waktu karena kamu tidak perlu menggosok satu per satu. Setelah itu, bilas blender dengan air bersih dan keringkan. Teknik ini juga cocok dilakukan setiap hari sebagai pembersihan ringan setelah pemakaian normal.


3. Gunakan campuran air dan cuka/lemon

ilustrasi lemon (unsplash.com/Mustafa akın)
ilustrasi lemon (unsplash.com/Mustafa akın)

Jika blender mulai berbau menyengat karena menghaluskan bumbu seperti bawang, cabai, atau durian, kamu bisa gunakan campuran air dan cuka atau perasan lemon. Kedua bahan ini efektif menetralisir bau dan membunuh bakteri yang mungkin tertinggal.

Isi blender dengan air, tambahkan 1–2 sendok makan cuka atau air lemon, lalu jalankan selama beberapa detik. Setelah itu bilas sampai bersih. Aroma asam dari lemon atau cuka akan membantu mengusir bau yang mengganggu, sekaligus menyegarkan kembali tabung blender.


4. Bongkar dan cuci semua bagian secara berkala

ilustrasi menggunakan blender (pexels.com/Mikhail Nilov)
ilustrasi menggunakan blender (pexels.com/Mikhail Nilov)

Beberapa bagian blender seperti tutup atas, cincin karet, dan mata pisau bisa dibongkar. Pastikan kamu mencuci bagian-bagian ini satu per satu secara berkala, terutama setelah pemakaian untuk bahan-bahan berminyak atau beraroma tajam.

Sisa makanan yang tersembunyi di celah-celah ini bisa menjadi sumber utama bau tak sedap. Dengan membersihkan semua bagian secara menyeluruh, kamu bisa mencegah penumpukan residu yang bisa mengganggu kesehatan dan kualitas rasa makananmu.


5. Keringkan dengan posisi terbalik

ilustrasi blender (freepik.com/freepik)
ilustrasi blender (freepik.com/freepik)

Setelah blender dicuci bersih, jangan langsung menutup atau menyimpannya dalam keadaan lembap. Tiriskan terlebih dahulu, lalu keringkan dalam posisi terbalik agar sisa air tidak mengendap di dasar tabung atau sela mata pisau.

Pengeringan yang tidak optimal bisa menyebabkan bau apek dan bahkan mendorong pertumbuhan jamur. Dengan membiarkan blender benar-benar kering sebelum disimpan, kamu menjaga alat ini tetap segar dan siap dipakai kapan saja.


6. Taburkan baking soda jika bau membandel

ilustrasi baking soda (freepik.com/freepik)
ilustrasi baking soda (freepik.com/freepik)

Kalau bau tak sedap masih tersisa meski sudah dicuci, kamu bisa gunakan baking soda sebagai penyerap alami. Taburkan 1–2 sendok makan baking soda ke dalam blender yang sudah kering, lalu tutup dan diamkan semalaman.

Keesokan paginya, buang baking soda dan bilas blender dengan air bersih. Baking soda bekerja menyerap kelembapan dan bau, menjadikannya solusi ideal untuk mengatasi aroma membandel tanpa bahan kimia. Trik ini bisa kamu ulang beberapa kali sebulan sebagai perawatan rutin.

Blender yang bersih bikin dapur makin nyaman dan makanan terasa lebih segar. Yuk, rawat blendermu dengan cara yang simpel tapi efektif, supaya awet dan bebas bau tak sedap setiap saat!



This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan

Latest News Sumatera Utara

See More