Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Ngadem di Mobil saat Listrik Padam, Suami Istri Ditemukan Meninggal

Ngadem di Mobil saat Listrik Padam, Suami Istri Ditemukan Meninggal
Mobil milik sepasang suami istri yang meninggal di Medan Denai (dok.istimewa)
Intinya Sih
  • Sepasang suami istri bernama Suharlin dan Dame Pakpahan ditemukan meninggal di dalam mobil di Medan Denai, setelah sebelumnya sempat dibawa ke rumah sakit namun tidak tertolong.
  • Keduanya memilih beristirahat di dalam mobil dengan AC menyala karena rumah mereka sedang mati listrik, dan ditemukan lemas oleh warga sekitar pukul 13.00 WIB.
  • Polisi menduga penyebab kematian akibat keracunan gas dari AC mobil, namun penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan apakah ada tanda-tanda kekerasan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Medan, IDN Times – Sepasang suami istri bernama Suharlin dan Dame Pakpahan ditemukan meninggal dunia di dalam mobilnya. Informasi ini seketika membuat geger masyarakat Lingkungan 4 Kelurahan Binjai, Medan Denai, Jumat (5/6/2026) lalu.

Dugaan sementara yang dihimpun petugas kepolisian, bahwa keduanya meninggal dunia akibat keracunan gas AC di dalam mobil. Namun penyelidikan terus dilakukan guna melihat apakah terdapat tanda-tanda kekerasan di tubuh keduanya.

1. Sebelum meninggal, keduanya sempat dibawa ke rumah sakit

Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Mia Amalia)
Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Mia Amalia)

Kapolsek Medan Area, AKP Ainul Yaqin, membenarkan insiden itu. Pihaknya telah turun ke lapangan setelah mendapat laporan dari masyarakat.

“Jadi info awal yang kami terima dari adanya laporan masyarakat. Bahwa kejadiannya didapati dua orang suami istri yang sedang beristirahat di dalam mobil, dengan kondisi mobil menyala dan menggunakan AC,” kata Yaqin, Jumat (5/6/2026).

Ia menerangkan bahwa keduanya ditemukan warga pada pukul 13.00 WIB. Saat itu Suharlin dan Dame Pakpahan masih hidup namun dalam kondisi sudah lemas.

“Bahwa keduanya didapati sudah dalam keadaan lemas. Dan pada saat dibawa ke rumah sakit, keduanya dinyatakan meninggal dunia,” lanjutnya.

2. Bermula dari mati listrik, sepasang suami istri niat ngadem di dalam mobil

IMG-20260605-WA0135.jpg
Mobil milik sepasang suami istri yang meninggal di Medan Denai (dok.istimewa)

Polisi sejauh ini sudah menghimpun keterangan dari pihak keluarga yang rumahnya berada di dekat TKP. Bahwa pasangan suami istri itu datang ke rumah orang tua mereka di Medan Denai karena rumahnya di Helvetia mati listrik.

“Informasi dari saksi atau dari keluarga, bahwasanya yang bersangkutan datang ke sini pada Kamis malam pukul 23.00 WIB karena di rumahnya mati lampu. Yang bersangkutan menuju ke sini ke tempat kakak dan ibunya,” cerita Yaqin.

Namun, keduanya enggan masuk ke dalam rumah. Mereka lebih memilih istirahat di dalam mobil sembari “ngadem”.

“Tetapi pada saat di sini yang bersangkutan tidak mau masuk ke dalam rumah, hanya istirahat di dalam mobil yang diparkir di depan rumah keluarganya. Mobil tertutup semua. Kondisi mobil tertutup semua dengan mesin kendaraan hidup,” bebernya.

3. Keduanya meninggal diduga akibat keracunan gas di dalam mobil

IMG-20260605-WA0134.jpg
Mobil milik sepasang suami istri yang meninggal di Medan Denai (dok.istimewa)

Polisi telah melakukan olah TKP saat itu juga. Yaqin mengatakan bahwa dugaan sementara mereka meninggal dunia akibat keracunan.

“Dari dugaan sementara yang bisa didalami dari fakta-fakta yang ada di lapangan, mungkin karena keracunan gas di dalam mobil. Karena keadaan mobil menyala,” ujar Yaqin.

Meskipun begitu pihaknya tetap menyelidiki perkara ini. Termasuk soal apakah ada tanda-tanda kekerasan yang dialami.

“Jadi tim pemeriksaan sementara bersama dengan Inafis sudah melakukan penyelidikan apakah ada indikasi atau diduga mungkin tanda-tanda kekerasan dan lain-lain,” pungkasnya.

Sebelumnya Kota Medan dilanda cuaca buruk hujan deras disertai angin kencang yang membuat sejumlah sutet PLN tumbang. Akibatnya sejumlah daerah harus mengalami pemadaman listrik bergilir.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan

Latest News Sumatera Utara

See More