Syawal Gultom (Dok. IDN Times)
Gelar Guru Besar sudah lama tersemat dengan kemampuan di bidang pendidikan matematika. Kari Syawal Gultom yang cemerlang bukan hanya diasah di lingkungan kampus saja. Prof. Syawal Gultom pernah dipercaya menjabat sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMPK-PMP) Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia.
Syawal Gultom merupakan alumnus Universitas Negeri Medan, Universitas Negeri Yogyakarta, dan Universitas Negeri Jakarta. Kontribusinya di bidang pendidikan sempat mengantarkan namanya di bursa calon menteri pendidikan Indonesia saat itu.
Rekam jejak Syawal Gultom di bidang pendidikan begitu masif. Ia bahkan pernah menjadi tim penyusun dan pelatih Kurikulum 2013.
Dalam perjalanan kariernya, Syawal Gultom dikenal sebagai sosok yang konsisten mendorong peningkatan kualitas pendidikan, baik dari sisi tenaga ajar, kurikulum, hingga manajemen pendidikan. Ia memiliki latar belakang pendidikan yang kuat sampai meraih gelar profesor sebagai komitmen menunjukkan kepakarannya di bidang matematika.
Selain itu, semasa hidupnya Syawal Gultom menjadi salah satu tokoh Unimed yang getol memperkenalkan Kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Kurikulum ini adalah model yang dirancang untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi dan sesuai kebutuhan revolusi industri hingga masyarakat.
Di Unimed, KKNI berjalan dengan sistem 6 tugas. Yaitu Tugas Rutin (TR), Critical Book Report (CBR), Critical Journal Review (CJR), Mini Research (MR), Rekayasa Ide (RI), dan Project (PR).