Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tim Gabungan Gerebek Ruko di Pidie, Diduga Pabrik Sabu-Sabu
Ruko diduga tempat produksi sabu-sabu. (Dokumentasi Salman untuk IDN Times)

Banda Aceh, IDN Times - Tim gabungan Badan Narkotik Nasional (BNN) dan kepolisian menggerebek rumah toko (ruko) di Gampong Beureueh Dua, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Aceh, Kamis (22/10/2026). Dua unit ruko tersebut diduga menjadi tempat produksi narkotika jenisnsabu-sabu.

Informasi penggerebekan itu dibenarkan oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pidie, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), Jaka Mulyana, saat dikonfirmasi awak media, Kamis.

Namun, ia belum bisa memberikan informasi lebih lanjut karena penindakan dilakukan oleh Bareskrim Polri dan BNN Pusat.

"Untuk informasi di bawah kendali Bareskrim dan BNN pusat," kata Jaya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang IDN Times himpun, di lokasi dua ruko tersebut saat ini telah diberikan garis polisi serta personel bersenjata lengkap.

Dalam penggerebekan tersebut, aparat disebut mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat. Mereka dikabarkan terdiri dari warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara asing (WNA).

Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah orang yang ditangkap, identitas mereka, maupun kewarganegaraannya.

Informasi yang dihimpun juga menyebutkan lokasi tersebut diduga mampu memproduksi hingga 500 kilogram sabu dalam satu kali proses produksi.

Akan tetapi, kapasitas produksi tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh aparat penegak hukum.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai pengungkapan dugaan pabrik sabu tersebut, termasuk barang bukti yang disita dan peran orang-orang yang diamankan.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari Polres Pidie, Kapolri dijadwalkan mendatangi lokasi penggerebekan pada Jumat (23/10/2026).

Keterangan resmi dari Bareskrim Polri dan BNN Pusat masih dinantikan untuk memastikan detail pengungkapan dugaan fasilitas produksi narkotika tersebut.

Curated For You

Editorial Team

Related Article