Pelaku Tawuran yang Tewaskan Pedagang Ikan Pakai Petasan SOS Ditangkap

- Pelaku tawuran yang tewaskan pedagang ikan ditangkap, korban alami luka di bagian dada.
- Pelaku sempat kabur dan membakar bajunya agar menghilangkan jejak.
- Para pelaku tawuran dilengkapi senjata tajam, petasan, dan membakar meja milik pedagang.
Medan, IDN Times - Remaja berinisial FS ternyata merupakan dalang tewasnya pedagang ikan di Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Senin (9/2/2026). Ia melemparkan petasan S.O.S ke arah pedagang yang saat itu hendak pergi mengantar ikan ke pasar.
Aksi ini dilakukan oleh FS kala dirinya ikut dalam tawuran antar remaja. Bukan mengenai lawan, alih-alih petasan itu salah sasaran dan mengenai pedagang ikan yang lewat.
1. Pelaku tawuran yang tewaskan pedagang ikan ditangkap, korban alami luka di bagian dada

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo membenarkan insiden itu. Dan kini pihaknya telah menangkap eksekutor yang melemparkan petasan S.O.S berinisial FS.
"Kami dari Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan menangkap satu orang pelaku tawuran dalam waktu 1x24 jam yang melakukan kekerasan di depan umum sehingga menyebabkan hilangnya nyawa seseorang," kata Agus, Selasa (10/2/2026).
Insiden tawuran ini terjadi pada pagi hari. Bahkan suasana di sekitar tempat kejadian sudah ramai orang beraktivitas. Saat itu korban yang bernama Dian Iqbal Saragih tengah melintas. Remaja pedagang ikan itu hendak pergi mengambil mobil untuk membawa ikan-ikannya ke pasar yang lain.
"Pelaku berinisial FS melakukan penembakan menggunakan mercusuar kapal (petasan S.O.S) hingga mengenai dada korban. Sehingga korban luka parah di dadanya dan meninggal dunia," lanjutnya.
2. Pelaku sempat kabur dan membakar bajunya agar menghilangkan jejak

Menyadari bahwa aksi kelompok tawuran ini terekam CCTV dan viral di media sosial, maka FS selaku tersangka utama mencoba melarikan diri. Beruntung persembunyiannya diketahui petugas berwajib.
"Pelaku sempat melarikan diri dan menghilangkan barang bukti dengan cara membakar baju dan celana yang digunakan. Dikarenakan pelaku ini terekam CCTV pada saat melakukan perbuatannya, sehingga baju dan celana dibakar olehnya," beber Agus.
Saat diselidiki lebih dalam, ternyata FS merupakan seorang residivis. Ia juga pentolan dari kelompoknya yang sering terlibat tawuran.
"Pelaku merupakan residivis. Dia pindah-pindah tawuran juga, dan pada saat kami melakukan penangkapan, pelaku melakukan perlawanan terhadap petugas," tutur Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan.
3. Para pelaku tawuran dilengkapi senjata tajam, petasan, dan membakar meja milik pedagang

Sebelumnya Lurah Bagan Deli, Aulia Rahman, membenarkan peristiwa tawuran yang terjadi di wilayah yang dipimpinnya. Insiden yang menyebabkan seorang pedagang ikan meninggal dunia itu terjadi di waktu yang tak disangka-sangka.
"Korban sebelum subuh kan biasa mengambil ikan dan menjualkannya. Karena di jam itu pajak sudah ramai. Jadi informasinya saat peristiwa terjadi, korban mengambil mobil karena mau pindah tempat (jualan). Kenanya saat korban melintas, hendak melewati kerumunan," jelas Rahman.
Ia melanjutkan bahwa selain membawa petasan S.O.S, kelompok remaja itu juga dilengkapi senjata tajam. Bahkan dalam aksinya, mereka turut membakar satu meja milik pedagang yang berjualan di lokasi tersebut.
"Benar, ada meja jualannya pedagang yang turut dibakar," pungkas Rahman.

















