Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pemprov Sumut Percepat Digitalisasi Transaksi Daerah

Ilustrasi digitalisasi UMKM (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)
Ilustrasi digitalisasi UMKM (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)
Intinya sih...
  • Pemprov Sumut dorong elektronifikasi transaksi daerah untuk tata kelola keuangan yang lebih efektif dan transparan.
  • UMKM menjadi sasaran penting digitalisasi untuk memastikan keberlangsungan dan kesuksesan program ini.
  • Transaksi digital di Sumut naik signifikan, terutama melalui kanal ATM, e-commerce, QRIS, dan EDC.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) melakukan digitalisasi transaksi pemerintah daerah. Komitmen tersebut ditandai dengan pembentukan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Sumut sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola keuangan berbasis digital.

Upaya ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) serta High Level Meeting TP2DD di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut, Medan, Senin (9/2/2026).

1. Pemprov Sumut dorong elektronifikasi transaksi daerah

ilustrasi digitalisasi sektor pendidikan (unsplash.com/Compare Fibre)
ilustrasi digitalisasi sektor pendidikan (unsplash.com/Compare Fibre)

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, Sulaiman Harahap, menyatakan dukungannya terhadap percepatan dan perluasan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah di Sumatera Utara.

“Dalam kesempatan ini saya mendukung upaya percepatan dan perluasan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah di Sumut, serta mengajak semua pihak untuk turut serta menyukseskan program ini,” ucapnya.

Menurut Sulaiman, keberadaan TP2DD diharapkan mampu mengoptimalkan transaksi elektronik, baik dari sisi penerimaan maupun pengeluaran daerah, sehingga pengelolaan keuangan menjadi lebih efektif dan transparan.

2. UMKM jadi sasaran penting digitalisasi

ilustrasi digitalisasi bisnis (pexels.com/Christina Morillo)
ilustrasi digitalisasi bisnis (pexels.com/Christina Morillo)

Sulaiman juga menekankan pentingnya sosialisasi dan fasilitasi kepada masyarakat, terutama pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), agar digitalisasi transaksi dapat berjalan maksimal dan berkelanjutan.

“Dalam rangka percepatan perluasan digitalisasi daerah, kita dapat belajar serta melihat langsung dari pelaku ekonomi yang sudah mampu eksis dalam melaksanakan digitalisasi untuk kegiatan usaha, seperti rumah makan/restoran dan minimarket,” ujarnya.

Langkah ini dinilai penting agar transformasi digital tidak hanya terjadi di level pemerintah, tetapi juga dirasakan langsung oleh pelaku ekonomi lokal.

3.  Transaksi digital Sumut naik signifikan

ilustrasi digitalisasi dalam bidang ekonomi (pexels.com/Fauxels)
ilustrasi digitalisasi dalam bidang ekonomi (pexels.com/Fauxels)

Sebelumnya, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumut, Ardan Noor, menjelaskan bahwa P2DD bertujuan meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas tata kelola keuangan daerah melalui elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD).

“Transaksi penerimaan Provinsi Sumut melalui kanal ATM dan e-commerce mengalami peningkatan signifikan. Begitu pula melalui kanal QRIS dan EDC. Sementara itu, melalui agen bank, transaksinya mulai berkurang, sebutnya.

Program P2DD juga diklaim mampu mendorong penggunaan teknologi digital dalam pembayaran pajak dan retribusi, memperkuat pertumbuhan ekonomi lokal, serta mendukung integrasi keuangan digital nasional.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

Pemko Medan Buka Pasar Murah Imlek di 2 Titik Kecamatan, Ini Harganya

10 Feb 2026, 07:00 WIBNews