Pekerja Perkebunan Sawit di Muara Upu Ditemukan Meninggal

Tapanuli Selatan, IDN Times – Warga Desa Muara Upu, Kecamatan Muara Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mendadak gempar. Seorang pria berusia 25 tahun ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah rumah barak perkebunan kelapa sawit milik warga pada Jumat (6/11/2026) malam.
Peristiwa tragis itu pertama kali diketahui oleh istri korban. Menyadari suaminya tidak bernyawa, sang istri langsung melapor ke perangkat desa setempat, yang kemudian meneruskan informasi tersebut ke Polsek Batang Toru.
Kapolsek Batang Toru IPTU Danni M. Sidauruk membenarkan adanya penemuan jenazah di wilayah hukumnya. Aparat kepolisian langsung bergerak cepat begitu laporan diterima.
"Seusai menerima laporan dari Kades kami langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara bersama tim identifikasi Polres Tapsel," ujar Iptu Danni, Sabtu (7/11/2026).
Guna memastikan penyebab kematian korban, penyidik Polsek Batang Toru langsung bergerak menghimpun keterangan dari berbagai pihak di sekitar lokasi kejadian.
Sejumlah saksi telah dimintai keterangan secara maraton oleh aparat kepolisian. Mulai dari sang istri, anggota keluarga, warga sekitar, hingga mandor tempat korban bekerja sehari-hari di perkebunan sawit tersebut.
Dari hasil pemeriksaan awal terhadap para saksi, terungkap petunjuk mengenai kondisi psikologis korban sebelum ditemukan tewas. Korban diketahui sempat mencurahkan isi hatinya kepada orang terdekat.
"Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban diketahui sempat menceritakan adanya persoalan pribadi yang menjadi beban pikirannya," beber Iptu Danni.
Menanggapi peristiwa yang merenggut nyawa pemuda tersebut, Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso menyampaikan keprihatinannya. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menutup diri atau menanggung beban berat sendirian tatkala menghadapi tekanan hidup yang menghimpit.
Kapolres mengimbau warga untuk senantiasa memanfaatkan ruang komunikasi dengan orang-orang terdekat guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
"Jangan pernah merasa harus menghadapi semua persoalan sendirian sebab jika sedang menghadapi masalah berat, jangan ragu untuk bercerita kepada keluarga, orang yang dipercaya, atau meminta bantuan tenaga profesional," pesan Kapolres Tapsel.


















