ilustrasi vape atau rokok elektrik (IDN Times/NRF)
Dari hasil interogasi, Kompol DK berdalih bahwa video viral yang menampakkan dirinya sempoyongan dan menghisap vape tersebut alih-alih sebagai taktik penyelidikan. Meskipun pengakuannya seperti itu, Ferry menegaskan pihaknya tetap melakukan pendalaman lebih lanjut.
"Hasil interogasi, benar dirinya bersama dengan teman wanitanya yang adalah informan inisial L. Dan perbuatan tersebut dilakukan karena sedang melakukan penyelidikan dan merupakan teknik penyelidikan, serta untuk menghisap vape getar baru satu kali karena sebagai tester. Apakah motifnya memang seperti itu atau tidak, nanti kita akan cek. Karena kita mau periksa semuanya, harus kita panggil lagi semua saksi-saksi. Nanti akan diperkuat lagi dengan surat perintah dan lain-lain," beber Ferry.
Meskipun disebut Kompol DK saat itu ia sedang melakukan penyelidikan, namun Ferry mengatakan bahwa pelaku tidak berhasil ditangkap. Bahkan yanv bersangkutan tidak dapat memperlihatkan Surat Perintah Tugas Penyelidikan.
"Kami melakukan Patsus terhadap Kompol DK di ruang Patsus Dittahti Polda Sumut. Dipastusnya karena video itu tidak menunjukkan etika kesopanannya dan vulgar," sebut Kabid Humas Polda Sumut.