Keok dari Megawati dkk, Medan Falcons Satu-satunya yang Belum Menang

- Medan Falcons satu-satunya tim yang belum menang di putaran pertama Proliga 2026
- Jakarta Pertamina Enduro menutup putaran pertama dengan impresif, menggeser posisi runner up klasemen sementara
- Pelatih Medan Falcons tidak menyalahkan para pemain atas hasil negatifnya, sementara Pelatih Jakarta Pertamina Enduro menyebut kemenangan sebagai modal penting menuju putaran kedua
Medan, IDN Times- Nasib Medan Falcons di putaran pertama Proliga 2026 babak belur. Tim putri asal Sumatera Utara itu kembali menelan kekalahan dan belum juga meraih kemenangan setelah ditundukkan juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro (JPE) dengan skor telak 0-3 (9-25, 18-25, 20-25)di GOR Tri Dharma Gresik, Jumat (30/1/2026) malam.
Hasil ini menegaskan Medan Falcons sebagai satu-satunya tim yang belum merasakan kemenangan sepanjang putaran pertama, usai mencatat enam kekalahan beruntun dari enam laga yang dijalani.
1. Start yang buruk dari Medan Falcons

Bagi Jakarta Pertamina Enduro, kemenangan tersebut menutup putaran pertama dengan impresif. Tim berjuluk plat merah itu mengoleksi kemenangan keempat dari enam pertandingan, sekaligus kembali merebut posisi runner up klasemen sementara.
Megawati Hangestri dan kolega kini mengantongi 12 poin hasil dari empat kemenangan dan dua kekalahan, menggeser Jakarta Electric PLN Mobile yang sebelumnya sempat naik ke peringkat kedua dengan raihan 11 poin usai mengalahkan Jakarta Popsivo.
Medan Falcons sejatinya sempat mencoba bangkit, namun start buruk pada set pertama membuat mereka tertinggal jauh.
Pada set kedua dan ketiga, Medan Falcons tampil lebih berani. Mereka mulai meningkatkan agresivitas serangan serta memperkuat blok untuk menahan laju lawan. Namun, konsistensi Jakarta Pertamina Enduro tetap menjadi pembeda.
Megawati Hangestri bersama Iana Shcherban dan Wilma “Salas” Alishanova tampil solid sebagai motor serangan, membuat Pertamina Enduro mampu menjaga keunggulan hingga laga berakhir.
2. Marcos menegaskan tidak ingin menyalahkan para pemain atas hasil negatifnya

Pelatih Medan Falcons, Marcos Sugiyama, tak mampu menyembunyikan kekecewaannya atas performa anak asuhnya, terutama pada awal laga.
“Kami memulai pertandingan dengan sangat buruk. Setelah itu permainan sebenarnya mulai membaik, tapi sudah terlambat. Anak-anak muda akan kesulitan mengejar ketika sudah tertinggal,” ujar pelatih asal Jepang tersebut dalam konferensi pers usai laga.
Meski demikian, Marcos menegaskan tidak ingin menyalahkan para pemain atas hasil negatif yang menutup putaran pertama ini. “Itu tanggung jawab saya sebagai pelatih,” tegasnya.
3. Modal penting menuju putaran 2

Pelatih Jakarta Pertamina Enduro, Bulent Karslioglu, menyebut kemenangan atas Medan Falcons menjadi modal penting untuk menatap putaran kedua dan persaingan menuju final four.
“Kami terus belajar dari kesalahan dan kekalahan sebelumnya. Perlahan, permainan tim terus meningkat,” ujar pelatih asal Turki yang musim 2025 sukses membawa Pertamina Enduro meraih gelar juara Proliga.
Sementara itu, Chief de Mission (CDM) Jakarta Pertamina Enduro, Werry Prayogi, menyatakan manajemen puas dengan hasil putaran pertama dan belum berencana melakukan perubahan komposisi pemain.
“Komposisi yang ada sekarang tetap kami pertahankan. Salas yang sempat diragukan di awal kompetisi, kualitas permainannya terus meningkat. Kami siap berjuang sampai akhir untuk meraih juara,” kata Werry, didampingi Manajer Tim Widi Triyoso.

















