Dukungan Aryaduta dan Lippo Group untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang

Medan, IDN Times-Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra Utara tak hanya menyisakan kerusakan fisik, tetapi juga duka mendalam bagi masyarakat yang terdampak. Di tengah situasi sulit tersebut, kehadiran berbagai pihak dengan semangat kebersamaan menjadi energi penting untuk membantu warga bangkit dan memulai kembali kehidupan pascabencana.
Berangkat dari semangat tersebut, Aryaduta Medan berkolaborasi dengan Lippo Regional Medan menginisiasi program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bertajuk “Standing Together: Lippo Medan Group Care for”. Tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moral bagi para korban banjir. Kegiatan CSR ini dilaksanakan pada 24 Januari 2026 di Desa Lintang, Kuala Simpang.
1. Berbagai unit di bawah naungan Lippo Group bergabung

Program tersebut melibatkan berbagai unit di bawah naungan Lippo Regional Medan, antara lain Aryaduta Medan, Sun Plaza, Lippo Mall, Palladium Mall, Plaza Medan Fair, Siloam Dhirga Surya Medan, Universitas Pelita Harapan, dan Sekolah Dian Harapan. Aksi kemanusiaan ini juga mendapat dukungan dari PT Bluebird, Bankom Naga, serta Batalyon Kavaleri 6/Naga Karimata.
Melalui kolaborasi lintas unit dan institusi, Aryaduta Medan bersama Lippo Regional Medan menyalurkan berbagai bantuan yang dibutuhkan masyarakat untuk mempercepat proses pemulihan. Bantuan tersebut meliputi suplai air bersih dan tangki air, peralatan kebersihan dan pertanian seperti cangkul serta gerobak dorong, alas tidur, perlengkapan rumah tangga, hingga bahan kebutuhan pokok dan makanan.
2. Lahir dari rasa empati

General Manager Aryaduta Medan, Dosen Sinaga, menegaskan bahwa kegiatan ini lahir dari rasa empati dan solidaritas terhadap masyarakat Sumatera Utara yang terdampak bencana.
“Melalui program CSR ini, kami ingin menyampaikan bahwa masyarakat yang terdampak banjir tidak sendiri. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban sekaligus menghadirkan semangat dan harapan dalam proses pemulihan. Kepedulian dan kebersamaan adalah nilai yang selalu kami junjung tinggi,” ujar Dosen Sinaga.
3. Desa Lintang masih terus berupaya memulihkan diri pascabencana

Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Desa Lintang, Kuala Simpang, Dedy Syahputra, yang mengungkapkan bahwa dukungan tersebut sangat berarti bagi warga yang tengah berupaya bangkit pascabencana.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari Aryaduta Medan bersama Lippo Regional Medan. Saat ini desa kami terus berbenah dan berusaha bangkit bersama warga. Bantuan ini menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk kembali menata kehidupan setelah banjir,” ujarnya.

















