Kenapa 5 Pohon Ini Cocok Ditanam di Halaman Rumah?

Lima jenis pohon yang dibahas menawarkan pilihan untuk halaman rumah, dengan karakter berbeda sebagai peneduh dan elemen estetika.
Tabebuya dan ketapang kencana disebut memiliki akar yang tidak merusak pondasi, sementara kiara payung berfungsi sebagai peneduh dan pemecah angin.
Ketapang biola dan Salix babylonica menonjolkan tampilan visual, tetapi masing-masing memiliki konsekuensi berupa daun gugur dan banyak serasah.
Halaman tanpa pohon itu menyiksa. Siang panas. Sore silau. Duduk di teras pun malas.
Pohon jelas jawabannya. Tapi asal tanam bisa jadi masalah. Akar menyusup ke pondasi. Daun menyumbat talang. Dahan patah saat hujan angin.
Lima jenis ini layak dilirik, tabebuya, ketapang kencana, kiara payung, ketapang biola, dan Salix babylonica. Karakternya beda-beda. Itu justru bagus.
1. Tabebuya, si pamer bunga

Pohon tabebuya. (Sumber: uptpth.dishut.jatimprov.go.id) Laman Rumah123 menyebut tabebuya tahan panas dan sistem akarnya tidak merusak pondasi. Dikutip dari Dinas Kehutanan Jawa Timur, akarnya juga tidak menyebar ke segala arah. Aman, kan. Jadi gak perlu khawatir, akarnya merusak struktur bangunan.
Soal tampilan, tabebuya jagonya. Bunganya mirip sakura dan jadi pusat perhatian saat musim mekar. Warnanya bisa kuning, merah muda, atau putih, tergantung jenisnya.
Meski pun, jika punya tanaman ini akan ada pekerjaan ekstra. Siapkan sapu. Karena, daunnya akan berguguran pada musim tertentu.
2. Ketapang kencana, rapi dan berlapis

Ketapang Kencana. (Sumber: pohon.semarangkota.go.id) Tajuknya bertingkat. Bentuknya tertata. Cocok buat yang suka halaman terlihat bersih.
Rumah123 mencatat ketapang kencana tahan panas, cepat tumbuh, dan akarnya tidak merusak fondasi.
Syaratnya satu. Pangkas rutin supaya proporsinya tetap ramping. Hipwee menyebut perakarannya relatif terkendali, makanya sering jadi pilihan rumah bergaya modern.
3. Kiara payung, peneduh yang serba bisa

Kiara payung. (Sumber: Tani sejahtera) Ciri ciri pohon ini, berdaun halus. Tajuknya padat dan naungannya rapat. Cocok sebagai pohon teduhan di halaman rumah.
Menurut ensiklopedia daring P2K Stekom, kiara payung banyak ditemukan di pinggir jalan, halaman kantor, dan sekolah. Fungsinya sebagai peneduh, peredam kebisingan, dan pemecah angin.
Jurnal VIGOR dari Universitas Tidar menambahkan satu fungsi lagi. Pohon ini ditanam untuk estetika dan penyerap logam berat. Lumayan buat halaman yang dekat jalan.
4. Ketapang biola, daunnya yang jadi bintang

ilustrasi pohon ketapang (www.rumah123.com) Kajian Universitas Telkom menyebut ketapang biola sebagai tanaman peneduh dengan daun sepanjang 30 sampai 45 sentimeter. Tingginya bisa mencapai 12 sampai 15 meter. Ukuran daunnya membuat pohon ini jadi elemen visual yang kuat di halaman.
Ada konsekuensinya. Penelitian lain dari kampus yang sama mencatat ketapang bisa menggugurkan daun dua kali setahun.
Lagi-lagi. Empunya rumah punya PR ekstra. Membersihkan daun yang gugur.
Demi estetika rumah, tak apalah.
5. Salix babylonica, yang menjuntai dan dramatis

Salix babylonica. (Sumber: plantmaster.com) Pohon yang lebih dikenal dengan nama lokal Liang Liu atau janda merana ini cepat bikin orang berhenti dan menoleh. Cabangnya menjuntai. Gerakannya lembut saat angin menyapanya.
Database Agroforestree dari World Agroforestry menggambarkannya sebagai pohon berumur pendek setinggi hingga 20 meter, dengan tajuk terbuka dan cabang menggantung. Ia menyukai lingkungan lembap dan tahan genangan.
Arboretum Woodlawn menulis bahwa pohon ini secara tradisional ditanam dekat air, tempat ia tumbuh cepat dan jadi tanaman dominan.
Jadi cocok untuk halaman luas. Apalagi yang punya kolam atau tanah lembap. UF/IFAS mencatat buah, ranting, dan daunnya menghasilkan banyak serasah.
Jadi pilih pohon yang mana untuk mempercantik rumah mu guys?


















