Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kementerian PU Target Sepekan Perbaikan 58 Huntara Rusak di Aceh Utara

Kementerian PU Target Sepekan Perbaikan 58 Huntara Rusak di Aceh Utara
Puluhan hunian sementara (huntara) penyintas banjir bandang di Kabupaten Aceh Utara porak poranda dihantam angin kencang. (Dokumentasi BPBA untuk IDN Times)
Intinya Sih
  • Kementerian PU menargetkan perbaikan 58 unit huntara rusak di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, dalam waktu satu minggu pasca puting beliung yang melanda wilayah tersebut.
  • Tim teknis Satker PS Aceh bersama kontraktor telah melakukan pendataan kerusakan dan pembersihan material, serta menyiapkan tenda darurat bagi warga selama proses perbaikan berlangsung.
  • Kerusakan akibat angin kencang tersebar di empat gampong dengan tingkat kerusakan berbeda, mencakup total 58 unit huntara dan satu tempat ibadah yang turut terdampak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Banda Aceh, IDN Times - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyatakan akan menangani 58 unit hunian sementara (huntara) penyintas banjir bandang di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, yang rusak akibat puting beliung.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menginstruksikan jajaran kementerian melalui Satuan Kerja (Satker) Prasarana Strategis (PS) Aceh untuk segera melakukan perbaikan terhadap huntara yang mengalami kerusakan.


1. Kementerian PU telah melakukan pendataan kerusakan

WhatsApp Image 2026-06-03 at 15.21.45.jpeg
Puluhan hunian sementara (huntara) penyintas banjir bandang di Kabupaten Aceh Utara porak poranda dihantam angin kencang. (Dokumentasi BPBA untuk IDN Times)

Langkah ini, kata dia, agar masyarakat dapat kembali menempati hunian tersebut dengan aman dan nyaman.

“Keselamatan dan kenyamanan masyarakat menjadi prioritas utama, sehingga penanganan harus dilakukan secepat mungkin agar warga dapat kembali beraktivitas dengan normal,” kata Dody, dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (4/6/2026).

Dody menyampaikan Tim Teknis Satker PS Aceh bersama PT Pembangunan Perumahan selaku kontraktor pelaksana telah melakukan pendataan kerusakan sebagai langkah tanggap darurat.

Termasuk membantu pembersihan material bangunan yang terdampak serta menyiapkan langkah-langkah penanganan darurat bagi warga. 


2. Beberapa kategori kerusakan yang ditemukan

WhatsApp Image 2026-06-03 at 15.21.48.jpeg
Puluhan hunian sementara (huntara) penyintas banjir bandang di Kabupaten Aceh Utara porak poranda dihantam angin kencang. (Dokumentasi BPBA untuk IDN Times)

Kementerian PU, kata dia, juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk mendirikan tenda darurat sebagai tempat penampungan sementara apabila diperlukan selama proses perbaikan berlangsung.

Berdasarkan hasil identifikasi awal tim teknis, terdapat kerusakan pada beberapa bagian bangunan.

Di antaranya, seperti plafon dan atap pada Blok A, kebocoran plafon pada Blok B, kerusakan ringan pada nok atap Blok C, serta kerusakan plafon area dapur pada Blok D. 

Selain itu, kata Dody, tim teknis Kementerian PU saat ini tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan seluruh perbaikan dapat dilaksanakan secara tepat dengan target selesai satu minggu. 

Huntara di Kecamatan Langkahan merupakan salah satu fasilitas yang dibangun Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis untuk mendukung penanganan masyarakat terdampak bencana di Aceh. 

Pembangunan dilakukan di atas lahan yang disediakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara dengan total luas bangunan sekitar 1.440 meter persegi dengan total bangunan lima blok huntara berkapasitas sekitar 60 kepala keluarga. 

Menteri PU mengatakan, pembangunan huntara secara teknis menggunakan sistem modular dengan struktur rangka baja ringan yang memungkinkan proses konstruksi berlangsung cepat dan efisien. 

“Setiap unit dilengkapi insulated panel, ventilasi, exhaust fan, dan kipas angin guna menjaga kenyamanan penghuni,” kata Dody.

Selain itu tersedia berbagai fasilitas pendukung seperti toilet komunal, area cuci, dapur bersama, jaringan listrik dan pencahayaan, serta sistem air bersih dan sanitasi yang memadai.


3. Sekilas terkait angin puting beliung yang rusak 58 unit huntara di Kabupaten Aceh Utara

WhatsApp Image 2026-06-03 at 15.21.44.jpeg
Puluhan hunian sementara (huntara) penyintas banjir bandang di Kabupaten Aceh Utara porak poranda dihantam angin kencang. (Dokumentasi BPBA untuk IDN Times)

Seperti diketahui, akibat cuaca ekstrem berupa angin kencang mengakibatkan huntara di empat gampong dalam Kecamatan Langkahan rusak. Totalnya mencapai 58 unit dengan tingkat kerusakan berbeda-beda.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Bahron Bakti, menyampaikan, jumlah rumah yang rusak akibat dampak cuaca ekstrem mencapai 58 unit, pada Rabu (3/6/2026). Rumah-rumah tersebut tersebar di empat gampong.

Di antaranya Gampong Rumoh Rayeuk 36 unit, dengan 11 unit rusak berat, 20 unit rusak sedang, dan lima unit rusak ringan.

Sementara itu, di Gampong Buket Linteung tujuh unit huntara mengalami rusak berat serta satu unit tempat ibadah turut terdampak. 

Lalu di Gampong Geudumbak, terdapat 10 unit huntara terdampak dengan rincian empat unit rusak berat, empat unit rusak sedang, dan dua unit rusak ringan. 

Sedangkan di Gampong Langkahan terdapat lima unit huntara mengalami rusak ringan akibat dampak cuaca ekstrem.


Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan

Latest News Sumatera Utara

See More