Kasus Buang Bayi Terungkap, Alasan Ibu Karena Takut Keluarga

- Warga Asahan digegerkan penemuan bayi perempuan di tengah jalan, yang kemudian diselamatkan dan dirawat sementara oleh warga serta mendapat perhatian dari pihak kepolisian.
- Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bayi berusia sekitar tujuh bulan dalam kondisi sehat, sementara polisi menelusuri identitas orang tua melalui informasi masyarakat dan data administrasi.
- Polisi menangkap pasangan muda MA dan DP sebagai orang tua kandung bayi; keduanya mengaku membuang anaknya karena takut kepada keluarga menjelang Idulfitri.
1. Bayi ditemukan telungkup di jalan

Peristiwa ini bermula pada Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 19.45 WIB, saat seorang warga berinisial S (62) menemukan bayi perempuan dalam kondisi telungkup di tengah jalan umum Lingkungan IV, Kelurahan Aek Loba Pekan, Kecamatan Aek Kuasan.
Bayi tersebut kemudian diamankan dan diserahkan kepada warga setempat untuk dirawat sementara. “Laporan warga segera ditindaklanjuti oleh personel Polsek Pulau Raja yang langsung turun ke lokasi guna memastikan kejadian,” ujar Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani dalam keterangan resmi, Sabtu (28/3/2026).
2. Bayi berusia 7 bulan dalam kondisi sehat, polisi telusuri orangtua

Setelah dievakuasi, bayi tersebut dibawa ke Puskesmas Aek Kuasan untuk mendapatkan perawatan medis. Hasil pemeriksaan menunjukkan bayi berusia sekitar 7 bulan dan dalam kondisi sehat.
Kapolsek Pulau Raja bersama unsur Forkopincam turut meninjau kondisi bayi dan memastikan perlindungan terhadapnya. Di sisi lain, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua bayi dengan menelusuri informasi dari masyarakat hingga jejak administrasi.
3. Orangtua akui buang bayi karena takut keluarga

Setelah hampir satu minggu penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi dan mengamankan seorang pria berinisial MA (20) pada Rabu (26/3/2026). Dari hasil interogasi, ia mengakui perbuatannya bersama kekasihnya, DP (20), yang kemudian turut ditangkap di lokasi berbeda.
Keduanya mengaku sebagai orang tua kandung bayi bernama Aisyah, yang lahir pada Agustus 2025 di Medan dari hubungan di luar pernikahan.
“Mereka mengaku meninggalkan bayi di jalan karena panik dan takut kepada orang tua, terutama menjelang Idulfitri. Saat ini, keduanya telah diamankan dan kasus ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Asahan untuk proses hukum lebih lanjut," pungkasnya.


















