Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Polisi Selidiki Penyebab Pengerusakan dan Bentrok Antarmahasiswa USK

Polisi Selidiki Penyebab Pengerusakan dan Bentrok Antarmahasiswa USK
Kondisi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) pascarusuh. (IDN Times/Muhammad Saifullah)
Intinya Sih
  • Polresta Banda Aceh menyelidiki kebakaran dan kerusakan di Fakultas Pertanian USK yang turut membakar pos sekuriti serta beberapa kendaraan di area kampus.
  • Sebelum kebakaran, terjadi bentrok antara mahasiswa Fakultas Pertanian dan Teknik yang berujung pada pelemparan fasilitas kampus hingga menyebabkan pengrusakan.
  • Dua mahasiswa terluka dalam insiden tersebut, sementara Tim Inafis melakukan olah TKP untuk mengumpulkan bukti dan mencari penyebab pasti terbakarnya gedung fakultas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Banda Aceh, IDN Times - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh masih menyelidiki motif terbakar dan kerusakan sejumlah bangunan di Kompleks Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK).

Selain itu, di lokasi tim Unit Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh sedang olah tempat kejadian perkara (TKP).


1. Polisi masih penyelidikan penyebab kebakaran

WhatsApp Image 2026-05-21 at 17.16.36.jpeg
Kondisi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) pascarusuh. (IDN Times/Muhammad Saifullah)

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Humas) Polresta Banda Aceh, Inspektur Polisi Satu (Iptu) Eddy Musfikar, mengatakan selain gedung fakultas, pos sekuriti, dan sejumlah kendaraan turut terbakar.

"Kami sedang melakukan penyelidikan terkait terbakarnya Gedung Fakultas Pertanian USK, Pos Satpam dan sepeda motor yang terparkir di area tersebut," kata Eddy, Kamis (21/5/2026).


2. Sempat terjadi keributan antar mahasiswa

WhatsApp Image 2026-05-21 at 17.16.41.jpeg
Kondisi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) pascarusuh. (IDN Times/Muhammad Saifullah)

Dia menyampaikan, sebelum kejadian terbakarnya fasilitas sempat terjadi keributan antar mahasiswa Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik USK. Hal itu berdasarkan hasil penyelidikan sementara.

“Dua kelompok mahasiswa yang diduga dari Fakultas Pertanian dan Teknik dalam dua hari lalu terjadi keributan. Kemudian keributan berlanjut beberapa jam sebelum terbakarnya area tersebut,” ujarnya.

“Keributan berujung pada pengrusakan dengan cara melempar fasilitas kampus seperti kaca gedung serta fasilitas ruangan,” imbuhnya.


3. Dua mahasiswa mengalami luka

WhatsApp Image 2026-05-21 at 17.16.38 (1).jpeg
Kondisi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) pascarusuh. (IDN Times/Muhammad Saifullah)

Kasih Humas Polresta Banda Aceh mengatakan dalam kejadian ini dua mahasiswa dari Fakultas Teknik turut mengalami luka-luka sehingga harus menjalani perawatan.

Mengetahui adanya mahasiswa yang luka, kata Eddy, sejumlah mahasiswa Fakultas Teknik melakukan pembalasan ke Fakultas Pertanian dengan melakukan pelemparan batu dan juga membawa bom molotov.

Akibat kejadian tersebut mengakibatkan kerusakan di Fakultas Pertanian dan juga laboratorium. Selain itu, tiga unit sepeda motor dn satu unit mobil turut terbakar. 

Api dapat dipadamkan oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar. 

“Kasus ini tetap kita tindak lanjut guna mengungkap aktor pelaku yang mengakibatkan rusaknya fasilitas pendidikan,” kata Eddy.


4. Tim Inafis olah TKP

IMG-20260521-WA0118.jpg
Gedung Laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) yang terbakar. (Dokumentasi Damkar)

Sehubungan dengan itu, Tim Inafis Sat Reskrim Polresta Banda Aceh melakukan Tindakan Pertama  Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) pasca pengrusakan dan terbakarnya Fakultas Pertanian dan dua unit sepeda motor serta pos sekuriti USK.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Banda Aceh, Komisaris Polisi (Kompol) Miftahuda Dizha Fezuono, mengatakan kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk pengumpulan, pengawetan, pengemasan, pengangkutan, dan pendokumentasian bukti fisik yang tertinggal di tempat kejadian.

“Saat ini kami sedang melakukan olah TKP guna mengetahui sumber awal api yang membakar Gedung Fakultas Pertanian dan sepeda motor serta Pos Pengamanan USK,” ujar Dizha.

Selain itu, pihak kepolisian juga akan melakukan pengungkapan terkait kejadian yang terjadi di USK, dan hasilnya akan diberitahukan kepada masyarakat. 

“Mohon kerja samanya apabila mengetahui siapa aktornya dan diberitahukan kepada kami, kerahasiaan pelapor tetap terjaga,” imbuhnya.


Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Arifin Al Alamudi
EditorArifin Al Alamudi

Latest News Sumatera Utara

See More