Heboh Mayat Bayi Ditemukan di Tumpukan Sampah Pinggir Sungai Tembung

- Mayat bayi ditemukan mengapung di tumpukan sampah pinggir sungai
- Warga menemukan mayat bayi saat mengambil air, sempat dikira boneka
- Mayat bayi kini dibawa ke RS Bhayangkara Medan
Deli Serdang, IDN Times - Masyarakat yang bermukim di bantaran sungai Desa Tembung kaget bukan main. Mereka menemukan mayat bayi sudah dalam kondisi kaku.
Mayat tersebut ditemukan mengapung dekat tumpukan sampah pinggir sungai. Bahkan sebelumnya, mayat balita itu sempat dikira boneka oleh masyarakat yang menemukannya.
1. Mayat bayi ditemukan mengapung di tumpukan sampah pinggir sungai

Kasi Humas Polsek Medan Tembung, Aiptu Sir Jhon Milala, membenarkan temuan mayat bayi itu. Pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat yang bermukim di pinggir sungai.
"Benar bahwa adanya informasi penemuan mayat diduga orok bayi. Ditemukan di Jalan Benteng pinggiran sungai Tembung, Dusun I Desa Tembung, Percut Seituan," kata Jhon Milala, Selasa (3/2/2026).
Pihaknya menemukan jasad sang bayi dalam kondisi mengenaskan. Ia mengapung di sungai dekat tumpukan sampah.
"Polsek Medan Tembung mendatangi lokasi dan sesampainya di TKP ternyata memang benar mayat diduga orok bayi sedang mengapung di tumpukan sampah pinggir sungai," lanjutnya.
2. Mayat bayi ditemukan warga saat mengambil air, sempat dikira boneka

Penemuan mayat bayi ini bermula oleh salah seorang warga yang sedang berada di pinggir sungai bernama Adi. Saat itu, seperti biasa Adi hendak mengambil air.
"Sesuai keterangan saksi Adu bahwa pukul 10.30 WIB, ia yang terbiasa mengambil air di pinggiran sungai, melihat adanya diduga mayat orok bayi. Bahkan sebelumnya mayat tersebut dikira boneka. Setelah mendekat ternyata mayat bayi. Dan kemudian saksi memberi tahukan kepada masyarakat dan mengabari ke pihak kepolisian," beber Jhon Milala.
3. Mayat bayi kini dibawa ke RS Bhayangkara Medan

Polsek Medan Tembung kemudian mengangkat mayat bayi tersebut. Dan kini mereka telah membawanya ke rumah sakit.
"Selanjutnya mayat orok bayi tersebut dibawa piket Reskrim ke RS Bhayangkara Medan," pungkas Jhon.














![[Foto 1] Harris Hartanto Tan, CEO dan Co-Founder Coffeenatics (kanan) dan Norita Chai, Co-Founder dan COO Coffeenatics (kiri) mengenalkan kopi tubruk menggunakan biji kopi Tapanuli Selatan di Paviliun Indonesia, Wo.jpeg](https://image.idntimes.com/post/20260202/upload_4f573020d8ebf2a3f2eadf6da4ca9cd2_712fe9c7-2f55-457e-942d-16af9f0dc9c1.jpeg)



