Gubernur Bobby Nasution Ingatkan Warga Sumut Tak Panic Buying BBM

Medan, IDN Times - Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Sumatera Utara dalam beberapa hari terakhir memicu kekhawatiran masyarakat. Lonjakan pembelian membuat beberapa SPBU bahkan kehabisan stok lebih cepat dari biasanya.
Menanggapi situasi tersebut, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta masyarakat tetap tenang dan tidak membeli bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan. Ia juga mengajak kepala daerah di Sumut untuk ikut mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan panic buying.
1. Antrean BBM Terjadi di Sejumlah Kota di Sumut

Dalam beberapa hari terakhir, antrean panjang kendaraan terlihat di sejumlah SPBU di berbagai daerah di Sumatera Utara. Kondisi ini membuat distribusi BBM di beberapa titik terasa lebih cepat habis dibandingkan hari-hari biasa.
Menurut Bobby Nasution, fenomena panic buying justru lebih banyak terjadi di wilayah perkotaan. Karena itu, ia meminta para kepala daerah aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak membeli BBM secara berlebihan.
"Saya harap kepala daerah terus edukasi masyarakat, karena kalau saya perhatikan setelah saya mengunjungi beberapa kabupaten kota, panic buying cuma di kota-kota saja," kata Bobby Nasution saat acara buka puasa bersama keluarga besar DPD Gerindra Sumut di Santika Premiere Dyandra Hotel, Medan, Sabtu (7/3/2026).
2. Bobby pastikan stok BBM di Sumut masih aman

Meski antrean terjadi di sejumlah SPBU, Bobby menegaskan bahwa stok BBM di Sumatera Utara masih dalam kondisi aman. Ia menilai kekhawatiran masyarakat yang berujung pada pembelian berlebih justru bisa memperparah situasi.
Bobby juga menjelaskan bahwa ketersediaan BBM nasional terus dipantau dan akan diisi kembali sebelum benar-benar habis.
"Jadi tidak perlu panik, selama ini kita tidak pernah kehabisan BBM walau tempat penyimpanan BBM kita hanya 25 hari karena sebelum habis sudah diisi," kata Bobby Nasution.
3. Kepala daerah diminta aktif edukasi masyarakat

Untuk meredam kepanikan masyarakat, Bobby berharap para kepala daerah di Sumut turun langsung memberikan edukasi. Dengan pemahaman yang tepat, masyarakat diharapkan tidak lagi melakukan pembelian BBM secara berlebihan.



















