Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Amalan yang Bisa Dilakukan saat I'tikaf di Bulan Ramadan

4 Amalan yang Bisa Dilakukan saat I'tikaf di Bulan Ramadan
gambar seorang pria sedang melakukan itikaf (unsplash.com/Alim)
Intinya Sih
  • I’tikaf adalah ibadah berdiam diri di masjid untuk mendekatkan diri kepada Allah, terutama dilakukan pada sepuluh hari terakhir Ramadan sesuai teladan Nabi Muhammad saw.
  • Empat amalan utama saat i’tikaf meliputi memperbanyak salat sunah, membaca Al-Qur’an, berzikir dan berdoa, serta membaca buku-buku keagamaan guna menambah wawasan spiritual.
  • Kegiatan i’tikaf menjadi momen bagi umat Muslim mengganti aktivitas duniawi dengan ibadah yang memperkuat hubungan spiritual dan meningkatkan kualitas keimanan selama Ramadan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Itikaf merupakan ibadah dengan cara berdiam diri di masjid. Dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah dengan berbagai amalan. Selama Ramadan, ibadah ini banyak dilakukan umat muslim dengan meramaikan masjid-masjid. Berbagai kegiatan yang dilakukan mulai dari tadarus qur'an hinga berzikir.

Terutama pada 10 hari Ramadan, waktu di mana malam Lailatul Qadar menjadi hal yang dicari.

Dikutip dari website Muhammadiyah, hal tersebut diriwayatkan oleh Aisyah ra dalam hadis yang sangat masyhur:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَعْتَكِفُ الْعَشَرَ الْأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللّٰهُ، ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ

(رواه مسلم)

“Sesungguhnya Nabi saw. selalu beritikaf pada 10 hari terakhir bulan Ramadan hingga beliau wafat. Kemudian istri-istri beliau melakukan itikaf setelah beliau wafat.” (HR. Muslim).

Ada empat amalan yang dilakukan saat itikaf di masjid berdasar fatwa tarjih tentang itikaf dari Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

1. Memperbanyak salat sunah

ilustrasi itikaf di masjid
ilustrasi itikaf di masjid (unsplash.com/Ahmed)

Selama berada di masjid, mutakif dapat memperbanyak salat sunah seperti salat tahiyatul masjid ketika memasuki masjid, salat malam, maupun salat sunah lainnya. Ibadah ini menjadi salah satu cara meningkatkan kedekatan dengan Allah selama masa itikaf.

2. Membaca Al-Qur’an

ilustrasi ibadah salat ketika itikaf (pexels.com/Alena Darmel)
ilustrasi ibadah salat ketika itikaf (pexels.com/Alena Darmel)

Bulan Ramadan dikenal sebagai bulan Al-Qur’an. Karena itu, banyak orang memanfaatkan waktu itikaf untuk memperbanyak tilawah atau tadarus Al-Qur’an. Suasana masjid yang tenang juga membantu seseorang membaca Al-Qur’an dengan lebih khusyuk.

3. Berzikir dan berdoa

ilustrasi istighfar saat itikaf (pexels.com/Fatih Maraşlıoğlu)
ilustrasi istighfar saat itikaf (pexels.com/Fatih Maraşlıoğlu)

Zikir merupakan amalan yang mudah dilakukan tetapi memiliki keutamaan besar. Dengan berzikir, seorang Muslim senantiasa mengingat Allah. Selain itu, i’tikaf juga menjadi momen yang tepat untuk memperbanyak doa dan memohon ampunan.

4. Membaca buku-buku keagamaan

ilustrasi rak berisi Al Qur'an dan buku-buku agama (pexels.com/Alena Darmel)
ilustrasi rak berisi Al Qur'an dan buku-buku agama (pexels.com/Alena Darmel)

Mutakif juga dapat memanfaatkan waktu dengan membaca literatur keislaman, seperti tafsir Al-Qur’an, hadis, atau buku-buku yang membahas ajaran Islam. Aktivitas ini dapat menambah wawasan keagamaan sekaligus menjadikan waktu i’tikaf lebih bermanfaat.

Melalui berbagai amalan tersebut, itikaf menjadi kesempatan bagi seorang Muslim untuk meningkatkan kualitas ibadahnya. Waktu yang biasanya diisi dengan aktivitas duniawi dapat dimanfaatkan untuk lebih fokus mendekatkan diri kepada Allah.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More