Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Aparat Diduga Melarang Turis Turki Memotret Aksi May Day di Medan

Aparat Diduga Melarang Turis Turki Memotret Aksi May Day di Medan
Aparat (kaos abu-abu) Diduga Melarang Turis Turki (pakai topi) Memotret Aksi May Day di Medan (IDN Times/Prayugo Utomo)

Medan, IDN Times - Seorang Warga Negara Asing (WNA) mendapat pelarangan saat melakukan pengambilan gambar unjuk rasa Peringatan Hari Buruh atau May Day yang digelar Akumulasi Kemarahan Buruh dan Masyarakat (AKBAR) Sumatra Utara di Kota Medan, Jumat (1/5/2026).

Seorang turis asal Turki bernama Yonce diamankan sejumlah orang diduga aparat berbaju sipil. Para aparat itu meminta Yonce menghapus foto-foto yang ada di kameranya.

Yonce sempat diinterogasi oleh sejumlah petugas. Saat diinterogasi, sejumlah perwakilan lembaga dari massa AKBAR Sumut menemui Yonce. Mereka kemudian menanyakan kenapa ada pelarangan pengambilan gambar.

Seorang diduga aparat mengaku dari Mabes TNI menyebut kekhawatiran soal kedaulatan negara. Padahal belakangan diketahui, Yonce mengaku sebagai turis. Diduga aparat berpakaian sipil itu juga menyinggung soal aturan-aturan yang melarang soal pengambilan gambar. Namun saat massa menanyakan aturan itu secara rinci, diduga aparat itu enggan menunjukkannya.

“Mana aturannya. Kenapa ada pelarangan sementara kami yang melakukan aksi juga tidak keberatan diambil fotonya,” kata Dinda perwakilan AKBAR dari KontraS Sumut.

Setelah perdebatan yang cukup alot, orang - orang diduga aparat itu mempersilakan Yonce melanjutkan kegiatannya.

Yonce mengaku sempat kebingungan saat sejumlah aparat mendatanginya. Karena dia hanya sedang menikmati liburannya di Kota Medan.

“Ini hari ketiga saya di Kota Medan. Kemudian saya melihat ada unjuk rasa dan saya kemudian melakukan pengambilan gambar,” ujar Yonce.

Kata Yonce, dia tertarik dengan unjuk rasa yang digelar. Karena di Turki, negaranya, protes serupa juga digelar.

Selain diminta menghapus foto, para diduga aparat itu kemudian memotret paspor milik Yonce.

“Terima kasih kepada rekan-rekan yang membantu saya,” kata Yonce.

Sementara itu, sampai saat ini unjuk rasa masih berlangsung. Massa berkumpul di pertigaan Jalan Balai Kota dan Raden Saleh. Mereka menunggu Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution dan Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus menemui massa.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Arifin Al Alamudi
EditorArifin Al Alamudi
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

Massa AKBAR Sumut Bertahan di Lapangan Merdeka Menunggu Gubernur Bobby

01 Mei 2026, 16:10 WIBNews