Massa AKBAR Sumut Bertahan di Lapangan Merdeka Menunggu Gubernur Bobby

Medan, IDN Times - Hingga petang, unjuk rasa Hari Buruh atau May Day yang digelar Akumulasi Kemarahan Buruh dan Masyarakat (AKBAR) Sumatra Utara di Kota Medan masih berlangsung, Jumat (1/5/2026). Massa memilih bertahan di pertigaan Jalan Raden Saleh-Balai Kota.
Semula, massa berencana datang ke Kantor Gubernur dan DPRD Sumut. Namun rencana itu belakangan batal. Massa memilih menggelar mimbar bebas di pertigaan itu.
“Kita akan menunggu Gubernur Sumut Bobby Nasution dan Ketua DPRD Sumut Erni Sitorus untuk mendengarkan tuntutan kita,” ujar Pimpinan Aksi Didi dari atas mobil pengeras suara.
Disela mimbar bebas, massa juga menggelar aksi kreatif. Mulai dari mural hingga pentas seni.
Pimpinan Aksi Didi Herdianto mengatakan, aksi yang mereka gelar adalah bentuk protes terhadap pemerintah yang terus melemahkan gerakan buruh. Bentuknya dengan menggelar peryaaan buruh menjadi seremonial. Jauh dari substansi May Day sesungguhnya.
“Masyarakat khususnya dari kelas pekerja masih dininabobokan oleh penguasa,” kata Didi.
Dalam unjuk rasa itu, Didi juga mengungkap sejumlah persoalan buruh di Sumut. Mulai dari yang terjadi di Batubara, Asahan, Serdangbedagai hingga Langkat.
“Persoalan upah, hingga status para buruh tidak pernah jelas. pemerintah juga terkesan lepas tangan,” pungkasnya.
Belum lagi soal - soal lain seperti pemberangusan serikat hingga intimidasi yang menjadi peristiwa pelik kaum buruh.

















