Batubara United dan Binjai City Pesta Gol, 4 Slot Semi Final Terisi

- Empat tim memastikan tiket semifinal Liga 4 Piala Gubernur Sumut, yakni Binjai City, Kwarta, Payabakung United, dan Batubara United setelah laga penentuan di Stadion Unimed.
- Batubara United menang telak 6-2 atas Gumarang FC lewat dua gol Risdo Amin Saragih dan Ronggur, serta brace Aldo Febry yang memastikan langkah mereka ke semifinal.
- Binjai City menghajar Pelita Medan Soccer 6-1 dengan kontribusi enam pemain berbeda dan kini bersiap berebut posisi juara grup melawan PS Kwarta.
Medan, IDN Times- Liga 4 Piala Gubernur Sumatra Utara akhirnya sudah mendapatkan empat tim semi finalis. Hasil enam besar di Stadion Unimed, Kamis (9/4/2026) yang menyajikan kemenangan Binjai City dan Batubara United turut menentukan nasib tim lainnya.
Binjai City menumbangkan Pelita Medan Soccer 6-1. Sementara Batubara United juga pesta gol usai menekuk Gumarang FC 6-2. Hasil ini membuat empat slot semi final diisi Binjai City dan Kwarta dari grup E, serta Payabakung United dan Batubara United dari grup D.
1. Batubara United tak menyangka menang besar

Batubara United terlalu superior bagi Gumarang. Menit ke-5 Risdo Amin Saragih sudah membobol gawang Gumarang. Disusul gol Ronggur menit ke-13. Berselang semenit, Risdo mencatat brace. Ronggur membawa Batubara United unggul 4-0 menit ke-33.
Tertinggal 4 gol Gumarang baru merespon menit ke-39 dan 45 lewat gol Radha yang membuka asa memasuki turun minum. Namun gol Aldo Febry menit ke-66 dan 86 memupus asa Gumarang untuk bangkit. Skor 6-2 menjadi hasil akhir laga. Kekalahan ini membuat Gumarang FC harus gugur mengikuti jejak Pelita Medan Soccer dengan sama-sama dua kekalahan.
Pelatih Batubara United, Agung Pramana mengatakan, pemain sudah bekerja keras untuk menang. Dia tak menyangka akan menang besar. “Kita kecolongan dari tendangan bebas karena konsentrasi pemain menurun. Tapi di babak kedua kita bisa bangkit dan membalikkan keadaan. Awalnya kita targetkan seri, tapi hasilnya jauh lebih baik. Ke depan kita tetap incar kemenangan untuk mengamankan posisi juara grup. Evaluasi utama ada di komunikasi permainan dan konsentrasi lini belakang,” ucapnya.
2. Binjai City tak terbendung

Sementara Binjai City Sport Club juga tak terbendung. Diperkuat sejumlah eks PSMS seperti Yusrizal Muzakki dan Aldino Herdianto, Binjai City dengan mudah membongkar pertahanan Pelita Medan Soccer. Hibul Situmorang membawa Binjai unggul menit ke-12. Tiga menit berselang Maulidan membawa Binjai memimpin 2 gol. Pelita sempat menghidupkan harapan lewat kaki Daffa menit ke-28. Aldino membawa Binjai unggul 3-1 memasuki jeda.
Gol-gol Rohid, (61’), Effendi (63’), dan Khadafi (67’) menghentikan langkah Pelita Medan Soccer dengan skor akhir 6-1. Pelatih kepala Binjai City Sport Club, Amran, mengaku puas dengan performa anak asuhnya. Ia menyebut pertandingan berjalan baik meski masih ada sejumlah peluang yang belum maksimal dimanfaatkan.
“Alhamdulillah pertandingan hari ini berjalan bagus tanpa insiden. Pelita Medan Soccer juga saya kira bermain baik. Hasilnya sesuai harapan, tapi memang masih ada peluang yang belum maksimal, mungkin faktor lapangan atau lainnya,” ujar Amran.
3. Binjai City dan Kwarta berebut juara grup

Binjai City tinggal memerebutkan posisi juara grup dengan PS Kwarta Sabtu (11/4/2026). Keduanya sama-sama mengoleksi 3 poin.
“Kita akan lakukan rotasi. Pembenahan terus kita lakukan, terutama untuk pemain yang masuk regulasi agar lebih banyak mendapatkan kesempatan. Strategi tetap kita pertahankan, tinggal pemantapan saja. Insya Allah target kita bisa ke final,” pungkasnya.













![[BREAKING] Dugaan Korupsi Tol Medan-Binjai, BPN Sumut Digeledah Kejati](https://image.idntimes.com/post/20260409/upload_51d94c22070e0cbb67413e7cb48d6830_c46f2d34-5e71-4285-9abd-6b0b23408422.jpeg)




