Prakiraan Cuaca Sumut Sepekan, Suhu 26 Derajat Hingga Hujan Lebat

- BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Sumatera Utara akan mengalami hujan ringan hingga lebat pada 25 Mei–1 Juni 2026, dengan suhu siang hari bisa mencapai 36 derajat Celsius.
- Sejumlah daerah seperti Deli Serdang, Langkat, Karo, dan Medan berpotensi diguyur hujan lebat disertai petir akibat pengaruh sirkulasi siklonik di Samudra Hindia bagian barat Sumatra.
- BMKG mengimbau masyarakat menjaga kesehatan saat cuaca panas dan tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak dengan rutin memantau informasi prakiraan serta peringatan dini resmi.
Medan, IDN Times – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian besar wilayah Sumatera Utara masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat pada periode 25 Mei hingga 1 Juni 2026. Meski demikian, masyarakat juga diminta mewaspadai suhu udara panas pada siang hari yang dalam sepekan terakhir sempat mencapai 36 derajat Celsius.
Kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh kombinasi aktivitas gelombang atmosfer, tingginya suplai uap air, serta keberadaan sirkulasi siklonik di Samudra Hindia yang mendukung pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Sumatera Utara.
1. Suhu udara sempat menyentuh 36 derajat Celsius

Dalam laporan resmi prospek cuaca mingguan, BBMKG Wilayah 1 mencatat suhu maksimum di sejumlah wilayah Sumut selama periode 18–24 Mei 2026 berada di atas 35 derajat Celsius. Suhu tertinggi tercatat di Stasiun Geofisika Deli Serdang yang mencapai 36 derajat Celsius pada 19 Mei 2026.
Kondisi panas pada pagi hingga siang hari disebut turut mendukung terbentuknya awan hujan pada sore hingga malam hari.
“Tingginya kelembapan udara membuat proses pembentukan awan konvektif berlangsung lebih cepat, terutama di kawasan pegunungan dan wilayah yang memiliki curah hujan tinggi,” sebut laporan yang diterima, Senin (25/5/2026).
2. Sejumlah daerah berpotensi diguyur hujan lebat disertai petir

BMKG memperkirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi di sejumlah daerah. Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain Kabupaten Deli Serdang, Langkat, Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Tapanuli Tengah, Samosir, Simalungun, Asahan, Batubara, Labuhanbatu, Nias, dan Nias Selatan.
Selain itu, Kota Medan dan Binjai serta Kabupaten Serdang Bedagai juga masuk dalam daerah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem. BMKG menilai kondisi tersebut dipicu oleh adanya daerah konvergensi dan konfluensi angin yang terbentuk dari aktivitas sirkulasi siklonik di Samudra Hindia bagian barat Sumatra.
3. BMKG ingatkan dampak cuaca panas dan perubahan cuaca mendadak

Memasuki pertengahan tahun, Sumatera Utara diperkirakan mulai dipengaruhi angin baratan yang cenderung lebih kering dan bertiup cukup kencang. Kondisi ini dapat mengurangi tutupan awan pada pagi hingga siang hari sehingga suhu permukaan menjadi lebih panas dibandingkan biasanya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi tubuh saat beraktivitas di luar ruangan, termasuk menggunakan pelindung dari paparan sinar matahari dan memenuhi kebutuhan cairan agar terhindar dari dehidrasi. Di sisi lain, masyarakat juga diminta tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara cepat, terutama potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang pada sore hingga malam hari.
BMKG meminta masyarakat rutin memantau informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini cuaca ekstrem melalui kanal resmi agar dapat mengantisipasi dampak cuaca terhadap aktivitas sehari-hari.


















