PLN Sebut Sumatra Gelap Sudah Berakhir, 176 Gardu Sudah Beroperasi

- PLN memastikan sistem kelistrikan Sumatra pulih setelah blackout besar pada 22 Mei 2026, dengan 176 gardu induk kembali beroperasi dan pasokan listrik dipulihkan bertahap.
- Pemadaman melanda sembilan provinsi akibat gangguan transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai yang terputus karena cuaca ekstrem, memicu pemisahan sistem dan pembangkit otomatis nonaktif.
- Proses pemulihan dilakukan intensif sejak awal gangguan dengan dukungan Kementerian ESDM, hingga seluruh wilayah kembali normal dan PLN menyampaikan permintaan maaf serta apresiasi kepada masyarakat.
Medan, IDN Times – PT PLN menyatakan Sumatra Gelap yang melanda dua hari terakhir telah pulih. Hingga Minggu (24/5/2026) pukul 06.00 WIB, sebanyak 176 gardu induk yang sempat terdampak sudah dinormalkan dan pasokan listrik ke pelanggan dipulihkan bertahap.
Sumatra Gelap yang dimulai Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 18.44–18.50 WIB melanda 9 provinsi: Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, dan Lampung. Rata-rata durasi padam 6-10 jam per hari, dengan wilayah terparah seperti Medan padam hingga 19 jam.
1. Gangguan di jalur 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan gangguan berawal dari sistem transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Kabupaten Bungo, Jambi. Cuaca ekstrem diduga memicu transmisi keluar dari jaringan interkoneksi, sehingga sistem Sumatra Bagian Utara dan Tengah terpisah dan memicu pemadaman berantai.
“Sebagian wilayah mengalami kelebihan pasokan karena beban tiba-tiba hilang sehingga frekuensi dan tegangan naik. Akibatnya, sejumlah pembangkit menonaktifkan diri secara otomatis,” jelas Darmawan.
2. Pemulihan intensif sejak 22 Mei 2026

Proses pemulihan dilakukan intensif sejak awal gangguan. PLN menyalakan pembangkit secara bertahap dan melakukan sinkronisasi untuk memasukkan daya ke sistem transmisi. 23f2
“Alhamdulillah, berkat kerja keras tanpa henti seluruh personel di lapangan serta dukungan dari Kementerian ESDM dan berbagai pihak di daerah, sistem kelistrikan Sumatra kini telah kembali normal,” ujar Darmawan saat meninjau PLTU Tenayan, Pekanbaru, Minggu (24/5/2026).
3. PLN sebut tim telah menanggulangi gangguan dan mempercepat pemulihan secara aman dan bertahap

PLN juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas gangguan tersebut. Direktur Eksekutif Komunikasi Korporat PLN Gregorius Adi Trianto menyebut tim telah menanggulangi gangguan dan mempercepat pemulihan secara aman dan bertahap.
Darmawan menutup dengan apresiasi kepada masyarakat: “Kami menyampaikan terima kasih atas kesabaran dan dukungan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung," pungkasnya.


















