Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Awal Tahun Moncer, HKA Lampaui Target Laba hingga 184 Persen
Penampakan ruas jalan tol trans sumatra (JTTS). (Dok. Hutama Karya).

Medan, IDN Times - Awal 2026 jadi momentum kuat bagi PT Hakaaston. Di tengah tekanan biaya operasional yang masih jadi tantangan di sektor infrastruktur, perusahaan pengelola jalan tol ini justru mencatat lonjakan laba yang melampaui ekspektasi.

Hingga Maret 2026, laba bersih atau Earnings After Tax (EAT) HKA mencapai 184,8 persen dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP). Angka ini juga tumbuh 139,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

1. Laba melesat, pendapatan ikut melampaui target

Rest Area 397 di Jalur Tol Trans Sumatra (JTTS) Palembang-Betung (IDN Times/Rangga Erfizal)

Kinerja positif ini ditopang oleh realisasi pendapatan yang mencapai 107,2 persen dari target. Aktivitas bisnis, khususnya di sektor operasional dan pemeliharaan jalan tol, masih berjalan stabil di awal tahun.

Namun, lonjakan laba tidak semata-mata ditopang oleh pendapatan. Perusahaan juga berhasil menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan pengendalian biaya.

Plt. Corporate Secretary HKA, Dhika Anandatama, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari strategi yang dijalankan secara konsisten di seluruh lini.

“Pencapaian laba kuartal pertama yang melampaui target merupakan hasil dari efektivitas pengendalian biaya dan pengelolaan operasional di setiap unit kerja,” ujar Dhika Anandatama dalam keterangan resmi, Sabtu (18/4/2026).

2. Efisiensi biaya jadi kunci utama dorong margin

Gerbang tol Keramasan di Jalan Tol Trans Sumatra ruas Kapal Betung (IDN Times/Rangga Erfizal)

HKA menempatkan disiplin dalam pengelolaan biaya sebagai prioritas utama. Strategi efisiensi, khususnya pada pengeluaran umum dan administrasi, berdampak langsung pada peningkatan margin laba.

Dengan pendekatan tersebut, perusahaan mampu menghasilkan laba lebih tinggi tanpa harus bergantung pada lonjakan pendapatan semata.

Dhika menambahkan, pertumbuhan pendapatan harus berjalan seiring dengan kontrol biaya yang ketat agar operasional tetap efisien dan produktif. “Pertumbuhan pendapatan dipastikan berjalan selaras dengan kontrol biaya yang disiplin untuk menciptakan operasional perusahaan yang lebih produktif dan efisien,” jelasnya.

3. EBITDA menguat, fondasi keuangan makin solid

Gerbang tol Keramasan di Jalan Tol Trans Sumatra ruas Kapal Betung (IDN Times/Rangga Erfizal)

Selain laba, indikator operasional lainnya juga menunjukkan tren positif. Pendapatan perusahaan yang belum dikurangi oleh bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) HKA tercatat mencapai 116,1 persen dari target RKAP, atau tumbuh 111,4 persen secara tahunan.

Kinerja ini menandakan bisnis inti perusahaan masih berada dalam kondisi sehat dan mampu menghasilkan keuntungan yang stabil. Di sisi lain, manajemen juga mengoptimalkan pengelolaan piutang serta meningkatkan efisiensi kewajiban kepada mitra kerja. Langkah ini memperkuat posisi keuangan perusahaan sejak awal tahun.

Dengan capaian tersebut, HKA menargetkan konsistensi hingga akhir 2026. Fokusnya menjaga ritme efisiensi agar performa tetap berada di atas target yang telah ditetapkan.

Editorial Team