Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Antrean Panjang di SPBU, Pertamina Akan Tindak Tegas Sopir Mobil Tangki Nakal
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) menegaskan bahwa informasi yang beredar di salah satu media mengenai adanya transporter yang disebut enggan menyalurkan BBM ke SPBU karena keterlambatan pembayaran tidak sesuai dengan kondisi operasional di lapangan. (Dok. Pertamina)
  • Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmen menjaga keandalan distribusi BBM dengan menindak tegas sopir mobil tangki yang melanggar aturan demi keamanan dan kualitas layanan di wilayah Medan.
  • Untuk mempercepat distribusi, Pertamina menambah armada mobil tangki, memperkuat personel, serta mengoperasikan terminal dan SPBU selama 24 jam hingga stok BBM kembali aman dan penyaluran normal.
  • Tidak ada aksi mogok kerja Awak Mobil Tangki; seluruh operasional berjalan sesuai standar dengan koordinasi bersama pemerintah daerah dan aparat guna memastikan pasokan energi tetap lancar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times - PT Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan distribusi BBM dengan memberikan tindakan tegas kepada sopir mobil tangki yang terbukti melakukan pelanggaran.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan penegakan disiplin merupakan bagian dari upaya perusahaan menjaga keamanan, keselamatan, dan kualitas layanan distribusi BBM.

"Kami tidak memberikan toleransi terhadap setiap pelanggaran yang dapat mengganggu keandalan distribusi BBM. Seluruh proses dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal," ujar Kitty.

Pertamina Patra Niaga memastikan langkah tersebut tidak mengganggu operasional. Saat ini, distribusi BBM ke SPBU di wilayah Medan telah berjalan normal dan stok BBM dalam kondisi aman.

1. Pertamina Patra Niaga menambah 10 unit mobil tangki operasional, 30 unit mobil tangki spot charter

Antrean SPBU di jalan Setiabudi Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Ia memastikan layanan penyaluran BBM di seluruh SPBU wilayah Medan dan sekitarnya kini telah kembali beroperasi normal. Peningkatan kebutuhan BBM dalam beberapa hari terakhir terjadi seiring meningkatnya aktivitas masyarakat, termasuk dimulainya kembali kegiatan sekolah dan perkantoran yang mendorong kenaikan mobilitas.

Menurutnya meningkatnya konsumsi BBM di wilayah Medan direspons dengan percepatan penguatan kapasitas distribusi agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi tanpa hambatan.

"Seiring meningkatnya aktivitas masyarakat, kebutuhan BBM di Medan juga mengalami kenaikan sekitar 5–10 persen dibandingkan rata-rata harian. Kami segera meningkatkan kapasitas distribusi melalui penambahan armada mobil tangki, penguatan personel distribusi, serta optimalisasi operasional sehingga layanan di SPBU kini telah kembali berjalan normal," ujar Kitty.

Sebagai langkah percepatan distribusi, Pertamina Patra Niaga menambah 10 unit mobil tangki operasional, 30 unit mobil tangki spot charter, serta memperkuat personel distribusi dengan tambahan 34 Awak Mobil Tangki (AMT) dari Fuel Terminal terdekat dan dukungan 16 personel dari Bekangdam. Perusahaan juga terus melakukan pembinaan dan penindakan atas pelanggaran disiplin terhadap seluruh mitra operasional guna memastikan proses distribusi berjalan sesuai standar keselamatan, kepatuhan, dan keandalan.

Selain itu, operasional Fuel Terminal Medan dan sejumlah SPBU dioptimalkan selama 24 jam untuk mempercepat penyaluran BBM ke masyarakat. Upaya tersebut membuahkan hasil positif. Pada 14 Juli 2026, realisasi penyaluran 104 persen dari target harian, dengan pengoperasian 149 unit mobil tangki atau 115 persen.

Saat ini, operasional Fuel Terminal Medan telah berjalan normal dan seluruh proses distribusi BBM ke SPBU berlangsung lancar. Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan keandalan pasokan energi bagi masyarakat.

"Kami mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang telah membantu percepatan distribusi. Saat ini layanan SPBU di Medan telah beroperasi normal dengan stok BBM dalam kondisi aman. Kami mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap berjalan optimal," tutup Kitty.

2. Integrated Terminal Medan Group beroperasi secara lancar selama 24 jam

Antrean SPBU di jalan Setiabudi Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Selain itu Pertamina Patra Niaga juga terus memperkuat upaya percepatan normalisasi distribusi BBM di wilayah Sumatera Utara dan memastikan operasional Integrated Terminal Medan Group berjalan lancar selama 24 jam.

Direktur Optimasi Hilir & Distribusi Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo mengatakan Pertamina Patra Niaga terus memastikan Integrated Terminal Medan Group beroperasi secara lancar selama 24 jam serta mengoptimalkan operasional Fuel Terminal Pematang Siantar, Fuel Terminal Kisaran, dan Integrated Terminal Lhokseumawe yang juga beroperasi selama 24 jam untuk mendukung percepatan penyaluran BBM ke SPBU di wilayah Sumatera Utara.

Hari menambahkan selain memperkuat operasional terminal, Pertamina Patra Niaga juga mengoptimalkan pelayanan di SPBU. Sejumlah SPBU di wilayah terdampak Kota Medan dioperasikan selama 24 jam agar masyarakat tetap dapat memperoleh BBM dengan lebih mudah.

"Saat ini, stok BBM di Integrated Terminal Medan Group berada dalam kondisi aman. Untuk meningkatkan kapasitas distribusi, Pertamina Patra Niaga telah menambah armada melalui skema spot charter sebanyak 30 unit mobil tangki yang difokuskan untuk mempercepat penyaluran BBM ke SPBU," ujar Hari.

Penguatan Awak Mobil Tangki (AMT) oleh Elnusa Petrofin selaku mitra transportasi terus diperkuat melalui kerja sama dengan Bekang TNI guna mendukung kelancaran operasional distribusi.

“Kami memastikan seluruh infrastruktur distribusi di wilayah Sumatera Utara bekerja secara maksimal. Operasional terminal selama 24 jam, penambahan armada mobil tangki, penguatan personel Awak Mobil Tangki, hingga pengoperasian SPBU selama 24 jam merupakan langkah percepatan yang kami lakukan agar distribusi BBM dapat kembali normal secepat mungkin. Kami juga terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar proses distribusi berjalan lancar,” ujar Hari.

3. Tidak ada aksi mogok kerja Awak Mobil Tangki (AMT)

PT Pertamina Patra Niaga memastikan layanan penyaluran BBM di seluruh SPBU wilayah Medan dan sekitarnya kini telah kembali beroperasi normal. (Dok. Pertamina)

Hari pun menyampaikan bahwa tidak terdapat aksi mogok kerja Awak Mobil Tangki (AMT). Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga keandalan distribusi BBM dengan memastikan seluruh proses operasional berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Kami tidak memberikan toleransi terhadap setiap pelanggaran yang dapat mengganggu keandalan distribusi maupun pelayanan kepada masyarakat. Apabila terdapat personel yang terbukti tidak menjalankan prosedur operasional sesuai ketentuan, perusahaan akan mengambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.

Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, Hiswana Migas, mitra transportasi, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat proses normalisasi distribusi BBM di Sumatera Utara. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan di SPBU resmi Pertamina.

Apabila masyarakat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai produk maupun layanan Pertamina, dapat menghubungi Pertamina Customer Solution 135.

Curated For You

Editorial Team

Related Article