Ilustrasi wanita sedang tidur (pexels.com/Photo By: Kaboompics.com)
Istirahat cukup gak hanya penting untuk mengembalikan energi, tetapi juga sangat membantu menjaga kestabilan pernapasan. Tidur yang cukup membantu tubuh mengatur ulang sistem pernapasan dan memperbaiki jaringan tubuh yang rusak. Posisi tidur yang tepat juga mempengaruhi kualitas tidur kamu. Tidur dengan posisi kepala sedikit terangkat bisa membantu mencegah masalah pernapasan seperti terjadinya sesak napas atau mengi. Jangan lupa untuk tidur di tempat yang bersih dan bebas debu, karena debu dapat mengiritasi saluran napas.
Selain tidur malam, pastikan kamu memberi tubuh waktu istirahat di siang hari. Misalnya, setelah berbuka puasa, kalau merasa lelah atau sesak napas, segera ambil waktu untuk beristirahat. Istirahat yang cukup membantu menjaga tubuh tetap fit, dan membuat kamu bisa terus beraktivitas tanpa gangguan asma yang tiba-tiba kambuh.
Puasa bisa jadi tantangan tersendiri bagi penderita asma, tapi dengan tips-tips di atas, kamu bisa tetap sehat dan nyaman menjalankan ibadah. Ingat, tubuhmu adalah anugerah, jadi jaga baik-baik dengan perawatan yang tepat. Jangan ragu untuk konsultasi dengan dokter kalau kamu merasa perlu, ya! Semoga Ramadan kali ini penuh berkah dan kesehatan. Happy fasting, guys!