Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Asma Bukan Halangan Puasa, Ini 5 Cara Aman agar Napas Tetap Lega

Asma Bukan Halangan Puasa, Ini 5 Cara Aman agar Napas Tetap Lega
ilustrasi asma (womenshealth.gov)

Ramadan tetap bisa dijalani dengan nyaman meski memiliki asma. Kuncinya ada pada persiapan yang tepat, pengaturan obat, serta menjaga pola makan dan pola istirahat. Dengan langkah yang benar, puasa tetap lancar tanpa harus khawatir serangan kambuh.

Simak panduan praktis agar ibadah tetap khusyuk dan pernapasan tetap terkontrol sepanjang hari.

1. Pilih makanan yang tepat saat sahur

Ilustrasi mengoles selai pada roti (freepik.com/freepik)
Ilustrasi mengoles selai pada roti (freepik.com/freepik)

Saat sahur, makanlah makanan yang mudah dicerna dan mengandung banyak serat. Ini penting agar kamu merasa kenyang lebih lama tanpa memicu gangguan pada saluran pernapasan. Makanan kaya karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau roti gandum dapat memberikan energi secara bertahap, sehingga kamu gak mudah merasa lemas. Selain itu, pilihlah protein sehat seperti ikan atau ayam tanpa kulit untuk membantu pemulihan otot dan menghindari penurunan daya tahan tubuh. Menghindari makanan pedas atau terlalu berlemak juga sangat dianjurkan karena bisa memicu batuk atau gangguan pencernaan yang berdampak pada pernapasan.

Minum air putih yang cukup di saat sahur juga sangat penting. Asupan cairan yang cukup membantu menjaga kelembapan saluran pernapasan dan menjaga tubuh tetap terhidrasi selama berpuasa. Jangan terlalu banyak mengonsumsi kafein atau makanan yang mengandung garam tinggi, karena keduanya dapat membuat tubuh kehilangan banyak cairan, yang tentu saja gak baik untuk kamu yang sedang berpuasa.

2. Jangan lupa mengatur jadwal obat

Ilustrasi pria minum obat (pexels.com/Ron Lach)
Ilustrasi pria minum obat (pexels.com/Ron Lach)

Untuk penderita asma, menjaga jadwal obat sangat penting, terutama saat berpuasa. Obat asma yang umumnya berupa inhaler atau tablet, biasanya perlu diminum dengan waktu yang tepat agar bisa bekerja maksimal. Biasanya, dokter akan memberikan panduan agar kamu tetap bisa meminum obat saat sahur dan berbuka, ketika waktu puasa tidak mengganggu. Jangan pernah menunda atau mengganti jadwal obat tanpa berkonsultasi dengan dokter karena bisa berisiko memicu serangan asma.

Jika kamu menggunakan inhaler, pastikan untuk memakainya sesuai anjuran. Sebaiknya, gunakan inhaler setelah makan sahur dan berbuka agar obat bekerja dengan baik tanpa mempengaruhi perut kosong. Dengan pengaturan jadwal yang tepat, kamu bisa menjalani puasa dengan kondisi tubuh yang lebih stabil, dan tentunya terhindar dari serangan asma yang tiba-tiba.

3. Perhatikan teknik bernapas yang benar

Ilustrasi wanita mengatur napas (freepik.com/freepik)
Ilustrasi wanita mengatur napas (freepik.com/freepik)

Saat berpuasa, kita cenderung lebih sering lupa memperhatikan pernapasan kita, apalagi kalau sedang sibuk atau stres. Teknik bernapas yang benar sangat berperan dalam menjaga kondisi tubuh, terutama bagi penderita asma. Bernapas dalam-dalam menggunakan diafragma memungkinkan lebih banyak oksigen masuk ke paru-paru, yang dapat membantu meredakan ketegangan dan mencegah gangguan pernapasan. Hindari bernapas cepat atau terburu-buru yang bisa memicu serangan asma.

Melakukan latihan pernapasan seperti deep breathing atau diaphragmatic breathing secara teratur, bisa membantu melatih tubuh agar lebih siap menghadapi puasa tanpa mengalami gangguan pernapasan. Dengan berlatih pernapasan yang baik, kamu gak cuma merasa lebih tenang, tetapi juga bisa lebih mudah mengatasi kecemasan atau stres yang kadang memicu masalah asma.

4. Hindari pemicu asma saat berbuka puasa

Ilustrasi pria sedang makan (freepik.com/freepik)
Ilustrasi pria sedang makan (freepik.com/freepik)

Saat berbuka puasa, selain memilih makanan sehat, kamu juga perlu memperhatikan pemicu asma yang bisa muncul. Makanan pedas, terlalu berlemak, atau dingin bisa menyebabkan gangguan pada saluran pernapasan. Misalnya, es yang terlalu dingin bisa memperburuk gejala asma, apalagi kalau langsung masuk ke tenggorokan setelah seharian berpuasa. Makanan dengan kadar gula tinggi juga bisa memperburuk peradangan di tubuh, yang tentu gak baik untuk penderita asma.

Selain itu, suhu udara yang ekstrem juga bisa memicu serangan asma. Ruangan yang terlalu dingin atau terlalu panas dapat membuat saluran napas lebih sensitif. Pastikan suhu di sekitarmu nyaman, dan jika menggunakan AC atau kipas angin, atur agar udara gak langsung mengenai tubuh atau wajah, karena ini bisa menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan.

5. Istirahat yang cukup

Ilustrasi wanita sedang tidur (pexels.com/Photo By: Kaboompics.com)
Ilustrasi wanita sedang tidur (pexels.com/Photo By: Kaboompics.com)

Istirahat cukup gak hanya penting untuk mengembalikan energi, tetapi juga sangat membantu menjaga kestabilan pernapasan. Tidur yang cukup membantu tubuh mengatur ulang sistem pernapasan dan memperbaiki jaringan tubuh yang rusak. Posisi tidur yang tepat juga mempengaruhi kualitas tidur kamu. Tidur dengan posisi kepala sedikit terangkat bisa membantu mencegah masalah pernapasan seperti terjadinya sesak napas atau mengi. Jangan lupa untuk tidur di tempat yang bersih dan bebas debu, karena debu dapat mengiritasi saluran napas.

Selain tidur malam, pastikan kamu memberi tubuh waktu istirahat di siang hari. Misalnya, setelah berbuka puasa, kalau merasa lelah atau sesak napas, segera ambil waktu untuk beristirahat. Istirahat yang cukup membantu menjaga tubuh tetap fit, dan membuat kamu bisa terus beraktivitas tanpa gangguan asma yang tiba-tiba kambuh.

Puasa bisa jadi tantangan tersendiri bagi penderita asma, tapi dengan tips-tips di atas, kamu bisa tetap sehat dan nyaman menjalankan ibadah. Ingat, tubuhmu adalah anugerah, jadi jaga baik-baik dengan perawatan yang tepat. Jangan ragu untuk konsultasi dengan dokter kalau kamu merasa perlu, ya! Semoga Ramadan kali ini penuh berkah dan kesehatan. Happy fasting, guys!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

Asma Bukan Halangan Puasa, Ini 5 Cara Aman agar Napas Tetap Lega

28 Feb 2026, 09:35 WIBNews