Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Sektor Jadi Fokus Sumut, Ini Prioritas Pemulihan Pascabencana

5 Sektor Jadi Fokus Sumut, Ini Prioritas Pemulihan Pascabencana
Prajurit TNI membersihkan Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI), Desa Hutanobolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, Jumat (19/12/2025). (IDN Times/Prayugo Utomo)
Intinya Sih
  • Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyinkronkan lima sektor prioritas pascabencana—perumahan, infrastruktur, ekonomi, sosial, dan lintas sektor—untuk mempercepat rehabilitasi serta rekonstruksi yang berkelanjutan.
  • Pemutakhiran data dilakukan dari tingkat kabupaten/kota melalui pembaruan dokumen R3P agar usulan program sesuai dengan Jitupasna dan terintegrasi ke perencanaan pembangunan daerah.
  • Penentuan prioritas dibagi tiga kategori: kritis untuk keselamatan dan fungsi dasar, kedua untuk pemulihan sosial-ekonomi, serta ketiga sebagai dukungan mitigasi dan penguatan pembangunan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

 Medan, IDN Times – Pemerintah Provinsi Sumatra Utara mulai memperbarui arah penanganan pascabencana dengan menyinkronkan lima sektor prioritas, mulai dari perumahan hingga pemulihan ekonomi. Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Sinkronisasi tersebut dilakukan dalam kegiatan penajaman usulan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang digelar pada 26–27 Maret 2026. Pemerintah menekankan bahwa proses ini bukan sekadar pemulihan, tetapi juga peningkatan kualitas pembangunan ke depan.

1. Ada lima sektor yang jadi fokus pemulihan bencana

-
Anak-anak bermain di antara puing banjir yang menerjang Desa Hutanobolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tukka, Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, Jumat (19/12/2025). (IDN Times/Prayugo Utomo)

Pemprov Sumut menetapkan lima sektor prioritas dalam penanganan pascabencana, yakni perumahan dan permukiman, infrastruktur, ekonomi, sosial, serta lintas sektor. Kelima sektor ini dinilai paling terdampak dan menentukan kecepatan pemulihan wilayah.

Penjabat Sekdaprov Sumut, Sulaiman Harahap, menyebut proses rehabilitasi dan rekonstruksi telah melalui tahapan perencanaan yang sistematis.

“Proses percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Provinsi Sumut telah melalui beberapa tahapan perencanaan yang terstruktur," ujar Sulaiman dalam keterangan resmi, Kamis (26/3/2026).

2. Pemutakhiran data dilakukan dari kabupaten/kota

-
Warga memindahkan barang dari rumah yang terdampak banjir di Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sabtu (20/12/2025). (IDN Times/Prayugo Utomo)

Tahapan penanganan dimulai dari pemutakhiran rencana induk PRRP Sumatera, kemudian dilanjutkan dengan pendampingan pembaruan dokumen R3P di tingkat kabupaten/kota. Saat ini, proses telah masuk ke tahap penajaman usulan kegiatan yang menjadi kewenangan provinsi.

Langkah sinkronisasi ini bertujuan memastikan usulan program sesuai dengan dokumen Jitupasna, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan yang belum terakomodasi dalam rencana aksi kementerian/lembaga. Selain itu, hasilnya akan diintegrasikan ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah.

3. Prioritas dibagi tiga, dari kritis hingga pendukung

WhatsApp Image 2025-12-22 at 6.44.30 PM (2).jpeg
Potret udara Desa Hutanobolon, Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah pasca dihantam banjir bandang, Sabtu (20/12/2025). (IDN Times/Prayugo Utomo)

Kepala Bapperida Sumut, Dikky Anugerah, menjelaskan bahwa penentuan prioritas dibagi menjadi tiga kategori utama. Prioritas pertama atau kritis mencakup kegiatan yang berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat dan pemulihan fungsi dasar wilayah.

Sementara itu, prioritas kedua berfokus pada pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi dengan dampak cukup luas. Adapun prioritas ketiga bersifat pendukung, seperti penguatan dan mitigasi bencana. "Kita harus memastikan bahwa rehabilitasi dan rekonstruksi tidak hanya memulihkan kondisi, tetapi juga meningkatkan kualitas pembangunan melalui pendekatan 'build back better'," ujar Sulaiman.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More