Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

4 Komponen Motor yang Rentan Rusak saat Terkena Hujan

4 Komponen Motor yang Rentan Rusak saat Terkena Hujan
ilustrasi motor menerobos genangan air saat hujan (pixabay.com/qimono)
Share Article

Salah satu pantangan bagi kendaraan bermotor saat musim hujan adalah motor sering terpapar oleh air, baik itu karena berkendara saat hujan atau terkena cipratan dari genangan bekas air hujan yang membasahi jalanan.

Kebiasaan ini jika terus menerus dilakukan akan berdampak buruk terhadap beberapa komponen dari sepeda motor kamu. Mau tahu apa saja komponen yang rentan mengalami kerusakan jika terkena air hujan? Ayo kita cari tahu di bawah ini!

1. Sistem kelistrikan

Busi motor (astra honda.com)
Busi motor (astra honda.com)

Sebagian dari kita mungkin sudah mengetahui bahwa salah satu komponen yang sangat rentan terhadap kerusakan akibat air hujan adalah sistem kelistrikan, khususnya busi motor. Busi motor menjadi komponen yang paling sering menyebabkan motor mogok saat terkena air hujan atau saat menerobos genangan air yang tinggi.

Hal ini terjadi karena air yang masuk ke dalam saluran busi dapat menyebabkan korsleting antara elektroda busi. Korsleting ini menghambat proses pembakaran bahan bakar di ruang bakar, sehingga mesin menjadi mogok. Oleh karena itu, saat berkendara di jalanan yang memiliki genangan air yang tinggi, disarankan untuk sebisa mungkin menghindarinya atau setidaknya memilih jalanan yang tidak memiliki genangan air yang terlalu dalam.

2. Rantai dan gir

ilustrasi gir dan rantai motor (pixabay.com/MonicaVolpin)
ilustrasi gir dan rantai motor (pixabay.com/MonicaVolpin)

Pengaruh air hujan pada gir dan rantai sepeda motor memang tidak langsung terasa, namun penggunaan motor secara terus-menerus saat hujan dapat mempercepat kerusakan kedua komponen tersebut. Air hujan yang membasahi gir dan rantai motor dapat menghilangkan lapisan pelumasnya, menyebabkan kurangnya pelumas yang tersedia untuk melumasi gir dan rantai. Hal ini dapat memicu keausan yang lebih cepat dan meningkatkan gesekan antarbagian, berpotensi merusak komponen tersebut.

Selain itu, air hujan yang mengandung debu dan kotoran dapat memperburuk kondisi dari gir dan rantai. Partikel-partikel kecil ini dapat mencampur dengan pelumas yang tersedia atau bahkan menempel pada komponen. Sehingga menyebabkan gesekan yang lebih tinggi dan mempercepat proses keausan.

Untuk menjaga keawetan gir dan rantai motor, disarankan untuk membersihkan dan melumasi keduanya secara teratur, terutama setelah digunakan dalam kondisi hujan. Penggunaan pelumas yang sesuai dan pembersihan yang rutin akan membantu melindungi gir dan rantai dari dampak negatif air hujan dan menjaga performa sepeda motor kamu dalam kondisi optimal.

3. Sistem pengereman

ilustrasi cakram motor (freepik.com)
ilustrasi cakram motor (freepik.com)

Pernahkah kamu mengalami situasi di mana saat berkendara pada kondisi basah, kamu merasa rem motor tidak responsif? Jalanan yang basah dapat menyebabkan cakram rem ikut basah, yang pada akhirnya mengurangi daya cengkram kampas rem terhadap cakram. Akibatnya, sistem pengereman tidak berjalan secara optimal, dan jarak pengereman menjadi lebih panjang dibandingkan dengan kondisi jalanan kering.

Untuk kamu yang terpaksa harus berkendara saat hujan atau jalanan basah, sangat penting untuk memperhatikan kondisi sistem pengereman motor mu. Pastikan motor dalam keadaan optimal, dan lakukan pemeriksaan terhadap keausan pada kampas rem secara rutin. Dengan menjaga kondisi rem dalam keadaan baik, Anda dapat memastikan kinerja pengereman yang efektif, mengurangi risiko kecelakaan, dan meningkatkan keselamatan berkendara Anda.

4. Suspensi

ilustrasi Shock Breaker (freepik.com/macrovector)
ilustrasi Shock Breaker (freepik.com/macrovector)

Penggunaan motor saat hujan atau di jalanan basah dapat memberikan dampak pada suspensi motor. Debu-debu yang berasal dari air hujan dan menempel pada suspensi motor dapat berpotensi menyebabkan gesekan saat suspensi digunakan. Hal ini dapat berpengaruh terhadap karet seal pada shock breaker.

Gesekan yang terjadi akibat debu-debu tersebut dapat mempengaruhi kinerja karet seal. Karet seal ini berfungsi untuk melindungi bagian dalam shock breaker dari pengaruh eksternal. Kerusakan pada karet seal dapat menyebabkan kebocoran oli atau masalah lain pada sistem suspensi.

Itu dia berbagai komponen motor yang sangat rentan rusak ketika musim hujan seperti saat ini. Lalu, bagaimana dengan pengendara motor yang tidak memiliki pilihan lain ketika musim hujan tetap harus menggunakan motornya? Jawabannya adalah, setelah kamu menggunakannya, sangat di anjurkan untuk melakukan perawatan terhadap beberapa komponen di atas. Selain itu, saat kamu tidak menggunakan motormu, selalu untuk memarkirkannya di tempat yang teduh dari air hujan. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan

Latest News Sumatera Utara

See More

Perkuat Kompetensi, AHM Gelar Technical Skill Contest 2026 Sumut

28 Mei 2026, 18:00 WIBNews