Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

3 Fakta Menarik Liquid Tree, Inovasi Pohon Cair Ramah Lingkungan

3 Fakta Menarik Liquid Tree, Inovasi Pohon Cair Ramah Lingkungan
inovasi pohon cair "LIQUID 3" (worldbiomarketinsights.com)
Share Article

Dalam beberapa waktu terakhir, Jakarta menjadi sorotan akibat peningkatan polusi udara. Polusi udara sudah menjadi perhatian utama di kota-kota besar, terutama di tengah isu lingkungan dan keterbatasan ruang hijau.

Kabar baiknya, terdapat inovasi menarik bernama LIQUID 3 atau Liquid Tree yang menjadi sebuah terobosan untuk mengatasi masalah polusi udara.

Liquid Tree adalah inovasi yang dikembangkan para ilmuwan di Serbia untuk menangani permasalahan polusi udara di perkotaan. Meskipun masih dalam tahap pengembangan, inovasi ini dinilai sangat positif untuk lingkungan. Berikut tiga fakta menarik Liquid Tree, sebuah langkah inovatif menghadapi isu lingkungan.

1. Penggunaan organisme berupa alga

potret ilmuwan meneliti Liquid Tree (youtube.com/UNDPSerbia)
potret ilmuwan meneliti Liquid Tree (youtube.com/UNDPSerbia)

Liquid Tree bukanlah sebuah pohon sejati, melainkan sebuah sistem fotobioreaktor. Organisme yang digunakan dalam sistem ini adalah alga. Organisme ini dapat ditemukan di berbagai lingkungan, terutama dalam air. Alga memiliki kemampuan autotrof, yang memungkinkan mereka membuat makanan sendiri melalui proses fotosintesis.

Keunikan alga adalah efisiensi dalam mengikat karbon dioksida (CO2) dan menghasilkan oksigen, bahkan melebihi efisiensi pohon. Dengan konsep tersebut, Liquid Tree mampu membersihkan udara dari CO2 dan sekaligus menghasilkan oksigen. Kepekatan hijau alga menunjukan banyaknya karbon dioksida yang diserap dan mengindikasikan udara yang berubah menjadi lebih bersih.

2. Dirancang menggunakan sistem fotobioreaktor

potret instalasi fotobioreaktor (youtube.com/UNDPSerbia)
potret instalasi fotobioreaktor (youtube.com/UNDPSerbia)

Fotobioreaktor dalam Liquid Tree adalah sebuah sistem yang dirancang khusus untuk memfasilitasi pertumbuhan organisme seperti alga. Fotobioreaktor digunakan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan aktivitas mikroalga. Sistem ini menggunakan sumber buatan atau cahaya matahari.

Fotobioreaktor berfungsi sebagai tempat dimana alga dapat tumbuh dengan optimal, menyerap karbon dioksida (CO2), dan melakukan proses fotosintesis untuk menghasilkan oksigen. Sistem fotobioreaktor menciptakan kondisi yang mirip dengan ekosistem alami alga di air, tetapi dalam skala yang terkontrol dan efisien. Tentunya sistem ini jauh lebih efisien daripada metode konvensional.

3. Mempunyai fungsi ganda

potret anak bermain di Liquid Tree (youtube.com/UNDPSerbia)
potret anak bermain di Liquid Tree (youtube.com/UNDPSerbia)

Inovasi yang unik dan ekologis ini tidak dimaksudkan untuk mengganti hutan alami. Sebaliknya, tujuan Liquid Tree adalah mengatasi tantangan polusi udara di lingkungan perkotaan dengan memanfaatkan ruang terbatas yang tersedia. Liquid Tree ditempatkan di area publik seperti pinggir jalan ataupun ruang terbuka lainnya.

Inovasi ini mengintegrasikan fungsi ganda dengan menjadi tempat duduk yang nyaman dan juga menyediakan sarana pengisian daya untuk perangkat seluler. Dengan cara ini, Liquid Tree menggabungkan keindahan estetika kota dengan tujuan ekologis.

Liquid Tree menjadi salah satu contoh nyata bagaimana ilmu pengetahuan dan inovasi dapat berperan dalam menjawab tantangan lingkungan yang semakin mendesak. Inovasi ini bisa menjadi menjadi solusi dalam upaya menjaga udara yang bersih dan lingkungan perkotaan yang sehat. Harapan kita, Liquid Tree dapat lebih berkembang dan diterapkan di banyak perkotaan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan

Latest News Sumatera Utara

See More

Rombongan Polisi Diadang Demonstran di Medan, Diteriaki Pembunuh

18 Jun 2026, 21:45 WIBNews