Setelah 5 Hari, Warga Siantar yang Tenggelam di Danau Toba Ditemukan

Toba, IDN Times – Upaya pencarian terhadap wisatawan asal Kota Pematangsiantar yang tenggelam di Danau Toba membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam operasi hari ke lima, Kamis (27/10/2022).
Tim gabungan terdiri dari Rescuer Pos SAR Parapat Danau Toba, BPBD Toba, Babinsa Parparean, Bhabinkamtibmas Parparean, Polres Toba, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Pemerintah setempat, warga dan Keluarga korban berjibaku melakukan pencarian. Sayang, saat ditemukan, korban bernama Robby Hutauruk (43) itu dalam keadaan sudah tidak bernyawa.
1. Korban ditemukan 3 Km dari titik awal

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Budiono menjelaskan upaya pencarian dilakukan dengan beberapa metode. Mulai dari penyelaman, pemantauan dan menggunakan perahu memantau permukaan.
penyelaman dilakukan mulai dari lokasi kejadian ke arah muara Danau Toba menuju aliran Sungai Asahan. Korban ditemukan sekitar pukul 11.50 WIB.
“korban akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia berjarak sekitar 3 KM dari Hulu Sungai Asahan setelah mendapat laporan dari warga yang melihat korban. Selanjutnya Tim langsung mengevakuasi korban dan membawa ke RSUD Porsea guna proses lebih lanjut."katanya.
2. Korban berwisata bersama rombongan dari Pematangsiantar

Sebelumnya, korban berwisata bersama rombongan jemaat gereja ke Pantai Pasir Putih, Desa Parparean, Kecamatan Porsea, bersama rombongan jemaat gereja, Minggu (23/10/2022). Mereka sempat melaksanakan kebaktian rohani di pantai itu.
Sekitar Pukul 14.00 wib semua rombongan kembali ke bibir pantai untuk melakukan makan siang bersama. Namun salah seorang dari rombongan melihat korban berjalan kearah Danau Toba dan berenang, tidak berselang lama korban tidak lagi kelihatan.
3. Rombongan sempat melakukan pencarian

Mendapati satu anggotanya hilang, rombonga melakukan pencarian. Namun hingga petang korban tidak ditemukan.
Kejadian tersebut dilaporkan ke BPBD Toba dan diteruskan ke Pos SAR Parapat Danau Toba. Penemuan korban sekaligus menutup rangkaian operasi SAR di sana.


















