Dr Agus Susanto Tan selaku Ketua Perkumpulan Teochew Bersatu (IDN Times/Indah Permata Sari)
Kemudian Dr Agus Susanto Tan selaku Ketua Perkumpulan Teochew Bersatu Medan mengatakan perayaan tahun ini begitu meriah, setelah 3 tahun tidak bisa bertemu, perayaan kali ini dapat mengundang seluruh suku Teochew dari berbagai daerah di Sumatera Utara.
"Kita dari keluarga besar suku Teochew khusus yang di Sumatera Utara kita undang. Jadi tidak hanya Medan saja, tapi ada juga dari Tebing Tinggi, Siantar, Kisaran, Sunggal, Brayan, Berastagi, Kabanjahe, Binjai ,Brahrang hingga Rantau Prapat semua kita undang," ujar Dr Agus.
Disebutnya perayaan ini menunjukkan dan membuat keakraban semakin terjalin.
"Nah, ini menunjukkan suatu keakraban. Kita sesama suku Teochew sama-sama merasakan kebahagiaan bersama dan suka cita khususnya didalam merayakan Cap Go Meh," ungkapnya.
Cap Go Meh adalah salah satu tradisi Imlek yang diperingati setiap tahun. Cap Go Meh merupakan hari ke-15 perayaan Imlek, yang merupakan penutup perayaan Imlek.
"Cap Go Meh ini kan dirayakan sebagai hari terakhir Imlek dan harus menunggu lagi tahun depan. Jadi, menutup tahun baru ini kita merayakan kegembiraan, keceriaan bersama," tuturnya.