Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sebanyak 39 Kampung di Aceh Tengah Masih Terisolasi Akibat Banjir

Sebanyak 39 Kampung di Aceh Tengah Masih Terisolasi Akibat Banjir
Warga Mukim Jamat Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh Menyeberang Pakai Getek (IDN Times/M Saifullah)

Aceh Tengah, IDN Times - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah mencatat masih ada puluhan kampung terisolasi di daerah tersebut pascabanjir bandang dan longsor. Bahkan, beberapa desa belum bisa dilalui kendaraan roda dua. Data tersebut berdasarkan laporan daerah terisolasi akibat bencana alam milik Pemkab Aceh Tengah yang dicatat hingga Sabtu (27/12/2025).

Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, mengatakan masih ada 39 dari 295 kampung terisolasi pascabanjir bandang dan longsor.

“Hingga hari ini, dari 295 kampung itu ada 41 kampung yang masih terisolir, sulit kita jangkau dengan jalan darat,” kata Haili, Sabtu (28/12/2025).

Haili mengaku beberapa penyebab terisolasinya beberapa desa di Aceh Tengah pascabencana hidrometeorologi karena banyak infrastruktur seperti jembatan dan jalan yang rusak maupun tertimbun longsor.

Dia menyampaikan ada tiga kampung di Kabupaten Aceh Tengah yang hingga saat ini masih belum bisa dilalui dengan kendaraan atau harus berjalan kaki, yakni Serule, Atu Payung, dan Jamur Konyel di Kecamatan Bintang.

Penyaluran logistik ke daerah tersebut selama ini melalui udara dan danau. Begitu juga bila warga yang sakit dan harus dibawa ke rumah sakit. Harus dijemput menggunakan helikopter.

“Karena ini memang daerah yang belum dapat dijamak,” ujarnya.

Tercatat ada 39 kampung yang tersebar di empat kecamatan terisolasi. Kampung-kampung itu belum bisa dilalui kendaraan roda empat. Adapula yang belum bisa dilewati menggunakan kendaraan roda dua.

Di antaranya, Kampung Serule, Kampung Atu Payung, Kampung Jamur Konyel, dan Kampung Gegarang di Kecamatan Bintang belum bisa dilalui kendaraan roda maupun empat.

Lalu di Kecamatan Ketol, mulai Kampung Bergang, Kampung Karang Ampar, Kampung Pante Reduk, Kampung Bintang Pepara, Kampung Buge Ara, Kampung Kekuyang, dan Kampung Burlah masih belum bisa dilewati kendaraan roda dua maupun empat.

Sedangkan Kampung Serempah dan Kampung Bah hanya bisa dilalui dengan kendaraan roda dua.

Kemudian di Kecamatan Silih Nara yang belum bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat yakni di Kampung Terang Engon dan Bius Utama Dusun Gantung Langit.

Lanjut di Kecamatan Rusip Antara yang hanya bisa dilalui kendaraan roda dua, yakni Kampung Pilar Jaya, Kampung Pilar Wih Kiri, Kampung Timiara, Kampung Mekar Maju, dan Kampung Arul Petik.

Di Kecamatan Linge daerah yang tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat berada di Kampung Kutereje, Kampung Delung Sekinel, dan Kampung Reje Payung.

Daerah yang hanya bisa dilewati kendaraan roda dua di kecamatan serupa, yakni Kampung Pantan Nangka, Kampung Mungkur, Kampung Gewat, Kampung Simpang Tiga Uning, Kampung Waq, Kampung Lumut, dan Kampung Ise-Ise.

Di Kampung Linge, Kampung Jamat, Kampung Gemboyah, Kampung Arul Item, Kampung Antara, Kampung Panten Reduk, Kampung Penarun, Kampung Umang, dan Kampung Kemerleng.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Arifin Al Alamudi
EditorArifin Al Alamudi
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

Honda Genio Pit Stop Usung Konsep Casual dan Dekat dengan Gen Z

24 Mar 2026, 22:15 WIBNews