Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Positif COVID-19, Ibu dan Satu dari Bayi Kembarnya Meninggal Dunia

Kota Medan
Positif COVID-19, Ibu dan Satu dari Bayi Kembarnya Meninggal Dunia
Ilustrasi tenaga medis mengenakan APD. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah
Share Article

Medan, IDN Times – COVID-19 terus memakan korban di Sumatra Utara. Kabar teranyar datang dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan.

Seorang ibu dikabarkan meninggal dunia karena COVID-19. Sang ibu berinisial MA meninggal setelah melahirkan dengan proses operasi Kamis 3 September 2020 lalu. Tidak hanya itu seorang dari bayi kembarnya juga meninggal.

  1. 1. Sang ibu meninggal setelah melahirkan

    (IDN Times/Mia Amalia)
    (IDN Times/Mia Amalia)

    Informasi yang dihimpun, MA masuk ke RSUP H Adam Malik sejak Senin 31 Agustus 2020. Kemudian dia menjalani operasi persalinan dan melahirkan sepasang bayi kembar, Kamis 3 September 2020.

    "Pasien meninggal dunia setelah melahirkan sekitar pukul 23.30 WIB," kata Kasubbag Humas RSUP H Adam Mail, Rosario Dorothy Simanjuntak, Selasa 8 September 2020.

  2. 2. Kedua bayinya lahir dalam kondisi prematur

    Ilustrasi bayi (Unsplash/Valeria Zoncoll)
    Ilustrasi bayi (Unsplash/Valeria Zoncoll)

    Setelah dilahirkan, sepasang kembar MA kemudian menjalani perawatan khusus. Keduanya lahir dalam keadaan kurang umur dan berat badan yang sangat rendah.

    “Yang laki-laki nggak sampai 1.200 gram, sedangkan kembarannya  hanya 1.000 gram," ungkap Rosario.

    Keduanya pun berstatus sebagai Suspek COVID-19. Bayi berjenis kelamin laki-laki menyusul ibunya meninggal dunia pada Minggu 6 September 2020 sekitar pukul 19.00 WIB.

  3. 3. Bayi perempuan masih dirawat di ruang isolasi

    Ilustrasi. IDN Times/Wira Sanjiwani
    Ilustrasi. IDN Times/Wira Sanjiwani

    Sampai saat ini pihak rumah sakit masih merawat bayi perempuan di ruang isolasi khusus Perinatologi RSUP H Adam Malik. Tim medis masih berjibaku merawat bayi perempuan itu dengan intensif, karena kondisi kesehatannya kurang baik. Berat badannya rendah serta berstatus pasien suspek COVID-19.

    Sesuai prosedur, tim medis yang merawat bayi ini mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap.  

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More