Simalungun, IDN Times - Kebijakan Bupati Simalungun, JR Saragih dalam hal menangani wabah virus corona atau COVID-19, lagi-lagi mendapat kritikan pedas. Kali ini datangnya dari anggota DPRD Simalungun. Kritikan disampaikan melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dihadiri pimpinan-pimpinan dewan, seperti ketua fraksi dan ketua komisi, Rabu (16/4) di gedung paripurna.
Dalam RPD yang dipimpin ketua DPRD, Timbul Sibarani tersebut diungkapkan bahwa beberapa kebijakan bupati yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, justru menimbulkan rasa ketakutan bagi banyak masyarakat dan ada anggaran tidak tepat sasaran yang berujung terhadap pemborosan anggaran.
