Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Karantina Tak Sampai 14 Hari, Penumpang KM Kelud di Medan Dipulangkan
Ilustrasi. ANTARA FOTO/Septianda Perdana

Medan, IDN Times – Para penumpang KM Kelud yang turun di Pelabuhan Belawan, beberapa waktu lalu sudah dipulangkan ke daerahnya masing-masing sejak Sabtu (20/4). Mereka dijemput oleh pemerintah daerahnya masing-masing.

Pemulangan 34 penumpang itu dilakukan dua tahap yakni pada Sabtu dan Minggu. Sebelumnya mereka menjalani karantina di instalasi milik PTPN III di Sei Karang, Deli Serdang.

1. Para penumpang hanya menjalani karantina selama 5 hari

Ilustrasi seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) mengikuti Rapid Test COVID-19 (ANTARA FOTO/Septianda Perdana)

Publik pun bertanya, kenapa para penumpang itu hanya menjalani karantina selama 5 hari sejak turun di Belawan, Senin (13/4) malam. Karena selama ini yang diketahui masyarakat, orang yang baru bepergian dari luar kota harus menjalani karantina selama 14 hari untuk mencegah potensi penularan COVID-19.

Gugus Tugas pun membeberkan alasannya. “Tidak harus 14 hari jika asimtomatik,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumut dr Aris Yudhariansyah, Minggu (20/4).

Aris mengatakan, mereka tidak memiliki gejala apapun terkait COVID-19 sehingga bisa dipulangkan.

2. Karantina akan dilanjutkan secara mandiri dan diawasi pemerintah daerah masing-masing

Ilustrasi rapid test COVID-19. ANTARA FOTO/Jojon

Aris mengatakan, para penumpang itu nantinya akan melanjutkan karantina masing-masing di rumah. “Akan mendapat pengawasan dari pemerintah di daerah masing-masing,” ungkapnya.

Sebelum para penumpang KM Kelud, para TKI ilegal asal Malaysia yang dikarantina di eks Bandara Polonia Medan dan Taman Cadika Deli Serdang juga dipulangkan sebelum menjalani karantina 14 hari.

3. Sebelumnya puluhan ABK dinyatakan positif dengan rapid test

Ilustrasi. ANTARA FOTO/Septianda Perdana

Kapal Motor (KM) Kelud asal Tanjung Priok, Jakarta akhirnya tiba di Kota Medan, Senin (13/4) malam sekira pukul 21.00 WIB. Kapal itu sebelumnya sudah singgah di Batam dan Tanjung Balai Karimun.

Di Pelabuhan Batu Ampar Belawan, selain penumpang, KM Kelud juga  menurunkan 40 Anak Buah Kapal (ABK) yang terindikasi COVID-19. Kemudian melanjutkan pelayaran ke Tanjung Balai Karimun hingga tiba di Medan untuk menurunkan penumpang. Setibanya di Medan, para penumpang dan ABK dikarantina. Dari jumlah keseluruhan ada 3 ABK yang dinyatakan positif COVID-19 menggunakan metode rapid test. Ketiganya langsung dibawa ke RS Martha Friska Medan untuk menjalani isolasi.  

Curated For You

Editorial Team

Related Article