Dari Loket ke Ponsel, 80 Persen Penumpang KAI Sumut Pesan Tiket Online

Sebanyak 1.495.795 dari 1.857.108 pelanggan KAI Divre I Sumut memesan tiket melalui Access by KAI selama Januari-Agustus 2026, setara sekitar 80 persen.
Aplikasi yang hadir sejak 2014 menyediakan pembelian tiket, jadwal, pemilihan kursi, Trip Planner, peta kursi perempuan, pelacakan kereta real time, reschedule, dan pembatalan.
KAI Divre I Sumut tetap menyediakan loket di 15 stasiun, Loket Box di 28 stasiun, website, Contact Center 121, dan mitra resmi untuk menjaga akses layanan.
Medan, IDN Times - Cara warga Sumatra Utara bepergian dengan kereta api berubah total. Jika dulu harus antre di loket, kini cukup dari genggaman ponsel.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatra Utara mencatat 80 persen pelanggan kini memesan tiket lewat aplikasi Access by KAI.
1. Januari hingga Agustus sebanyak 1.495.795 orang memesan tiket via aplikasi

Suasana stasiun Kereta Api di Sumut (Dok. KAI Divre I Sumut) Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, sebanyak 1.495.795 orang memesan tiket via aplikasi tersebut dari total 1.857.108 pelanggan yang dilayani KAI Divre I Sumut.
"Digitalisasi tidak lagi berhenti pada pemindahan loket ke layar ponsel, tetapi mulai mengubah keseluruhan proses perjalanan pelanggan," ujar Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, Senin (29/9/2026).
2. Tren terus meningkat sejak aplikasi pertama kali hadir dengan nama KAI Access pada 2014

Aplikasi KAI bernama Access (Dok. KAI Divre I Sumut) Anwar mengatakan tren ini terus meningkat sejak aplikasi pertama kali hadir dengan nama KAI Access pada 2014. Berbagai fitur baru membuat peminatnya bertambah. Lewat Access by KAI, pelanggan bisa membeli tiket, melihat jadwal, memilih kursi, hingga mengatur perjalanan lewat fitur Trip Planner. Ada juga fitur female seat map untuk penumpang perempuan memilih teman duduk agar lebih aman, serta live tracking untuk memantau posisi kereta secara real time.
Bahkan reschedule dan pembatalan tiket kini bisa dilakukan tanpa harus datang ke stasiun. Meski begitu, KAI tetap membuka jalur konvensional demi inklusivitas. KAI Divre I Sumut masih menyediakan loket di 15 stasiun yang dalam 8 bulan terakhir masih digunakan 160.398 pelanggan atau 9 persen dari total penumpang. Selain itu tersedia Loket Box di 28 stasiun, website, contact Center 121, dan mitra resmi.
3. KAI bertransformasi digital bukan sekadar soal transaksi

Suasana stasiun Kereta Api di Sumut (Dok. KAI Divre I Sumut) Memasuki usia ke-81 tahun perkeretaapian, KAI menegaskan transformasi digital bukan sekadar soal transaksi. "Di usia ke-81 tahun, KAI Divre I Sumut akan terus beradaptasi agar kereta api selalu relevan, inklusif, dan menjadi pilihan utama mobilitas masyarakat Sumut," tutup Anwar.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















