Simalungun, IDN Times - Bupati Simalungun yang juga sebagai ketua Gugus Percepatan Penanganan virus corona atau COVID-19, JR Saragih seolah tidak memusingkan adanya kritikan atas sikapnya yang mengumumkan nama-nama setiap pasien positif COVID-19. Ia malah mengakui, menyebutkan nama-nama pasien perlu agar lebih cepat memutus penularan virus tersebut.
Bupati Simalungun menegaskan, jika data pasien dirahasiakan justru menimbulkan persoalan yang lebih besar. Dengan membuka data pasien diharapkan bisa mempercepat kerja petugas mencari siapa-siapa yang kemungkinan yang telah berinteraksi dengan pasien tersebut.
