Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Helikopter Tidak Dapat Izin, Anies Batal Kampanye di Padangsidimpuan
Capres Nomor Urut 01 Anies Baswedan (tengah) bersama Panglima Mandau Adji Ahmad Ismail (kanan) dalam dialog lintas agama dan suku di Kalimantan Timur. (IDN Times/Amir Faisol)

Medan, IDN Times – Calon Presiden Nomor Urut 1 Anies Rasyid Baswedan dijadwalkan akan menggelar kampanye di kawasan Pantai Barat Sumatra Utara pada Jumat (12/1/2024).

Anies dijadwalkan akan mengunjungi Kota Sibolga dan Barus di Tapanuli Tengah, dan Padangsidimpuan. Sayang, Anies tidak bisa berkampanye di Padangsidimpuan.

1. Helikopter tidak dapat izin terbang

Ilustrasi helikopter. (Unsplash.com/Greg Wilson)

Ketua Tim Kampanye Daerah Sumatera Utara Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Edy Rahmayadi, memastikan jika Anies batal berkampanye di Padangsidimpuan.

Alasan batalnya kampanye Anies karena heliopter yang akan membawanya tidak mendapat izin terbang.

“Ini informasi terakhir yang seharusnya ke Sibolga. Dari Sibolga ke Barus. Dari Barus menuju Padangsidimpuan batal karena helikopternya tidak diizinkan,” kata Edy di hadapan Perkumpulan Eksponen 98 Sumut, Kamis (11/1/2024).

2. Edy tak jelaskan lebih lanjut alasan helikopter tak diizinkan

Bakal calon gubernur Sumut Edy Rahmayadi (IDN Times/Amir Faisol)

Namun Edy tak memaparkan lebih lanjut alasan Anies tidak mendapatkan izin untuk menggunakan helikopter saat akan berkampanye ke Padang Sidempuan.

Mantan Gubernur Sumut itu juga tak menjelaskan siapa yang tak memberi izin penggunaan helikopter untuk kampanye Anies ke Padangsidimpuan.

“Tidak apa-apa enggak diizinkan,” ungkap Edy.

3. Anies hanya kampanye di Sibolga dan Tapteng

Capres Nomor Urut 01 Anies Baswedan saat diterima oleh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-21 Aji Muhammad Arifin di Kedaton Kutai Kartanegara. (IDN Times/Amir Faisol)

Dengan begitu Anies hanya akan melakukan kampanye di wilayah pesisir Pantai Barat Sumut seperti Sibolga dan Barus. “Nanti saya laporan ke Padangsidimpuan sana. Kalau tidak ada helikopter ya tidak sampai ke sana,” ujar Edy.

Editorial Team

Related Article