Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Gubernur Edy Klaim Stok Gas Elpiji 3 Kg Sudah Aman di 4 Daerah

Gubernur Edy Klaim Stok Gas Elpiji 3 Kg Sudah Aman di 4 Daerah
Ilustrasi tabung gas elpiji (LGP) 3 Kg. ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah
Share Article

Medan, IDN Times - Gas elpiji 3 Kg atau biasa disebut elpiji melon mengalami kelangkaan di sejumlah daerah di Sumatra Utara dalam beberapa waktu terakhir. Pemprov Sumut menggelar rapat koordinasi multisektor untuk membahas kelangkaan gas yang dikenal tabung melon itu, Senin (31/7/2023). 

Rapat itu diikuti lintas lembaga pemerintahan, mulai dari kepolisian, TNI, DPRD dan Pertamina di Sumut. Soal kelangkaan elpiji, memang diakui Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. Namun dia mengkalaim saat ini pasokan sudah lancar. 

"Ada kemarin, persoalan sempat tidak ada (pasokan), kekurangan di tempat-tempat tertentu, tidak secara keseluruhan. Tapi, pasokan sudah lancar," jelas Edy usai rapat di Kantornya, Senin siang.

1. Elpiji melon sempat langka di empat kabupaten/kota

Ilustrasi tabung gas elpiji 3 kg. IDN Times/Asrhawi Muin
Ilustrasi tabung gas elpiji 3 kg. IDN Times/Asrhawi Muin

Dari pantauan di lapangan, ada empat daerah yang mengalami kelangkaan elpiji melom. Antara lain; Kota Medan, Kota Binjai, Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Batubara.

“Kita langsung berkoordinasi dan Pertamina menambah stok di daerah tersebut sebanyak 357.280 tabung LPG 3 Kg sehingga masyarakat mudah mengaksesnya,” kata Edy. 

Dia mengklaim penambahan stok ini memutus kelangkaan yang terjadi di lapangan. 

2. Kelangkaan elpiji jadi celah para pemasok bermain curang

elpiji 3 kg. (IDN Times/Istimewa)
elpiji 3 kg. (IDN Times/Istimewa)

Edy juga mengatakan, pihaknya sudah membuat strategi untuk menutup celah bagi para ‘pemain’ gas. Dia tidak ingin membeberkan strategi itu supaya tidak dimanfaatkan para mafia gas. 

"Tidak boleh diberi tahu, karena itu strategi kami. Untuk orang tidak melakukan itu. Nanti orang mutar-mutar strategi itu," kata Gubernur Edy.

3. Polda awasi potensi kecurangan kelangkaan gas

ANTARA FOTO/Adeng Bustomi
ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

Sementara itu, Kapolda Sumut, Irjen  Agung Setya Imam Effendi, mengungkapkan pihaknya bekerjasama dengan stakeholder terkait, siap melakukan pengawasan dan penindakan hukum, terhadap orang yang melakukan kecurangan. 

"Kami memastikan tabung gas 3 kg ini, sampai ke masyarakat, sesuai dengan ketentuan yang ada. Melakukan perlawanan hukum satu persatu, kita akan buktikan itu. Kita proses dan lanjutan mekanisme hukum ada," sebut Agung.

Beberapa waktu yang lalu, Polda sumut menggerebek pangkalan gas yang diduga mengoplos gas melom ke kapasitas 5,5 kg, 12 kg hingga 50 kg. Mereka menangkap sejumlah orang. Mereka juga tengah memburu bos yang menjadi otak pelaku pengoplosan di Kabupaten Deli Serdang itu. 

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Prayugo Utomo
Doni Hermawan
Prayugo Utomo
EditorPrayugo Utomo

Latest News Sumatera Utara

See More

Sidang Penyalahgunaan BBM, Hakim Cecar Saksi Polisi

09 Jun 2026, 07:31 WIBNews