Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Dinas Perdagangan Kota Medan Distribusikan 5 Ribu Liter Minyak Goreng

Dinas Perdagangan Kota Medan Distribusikan 5 Ribu Liter Minyak Goreng
Damikrot Harahap Kepala Dinas Perdagangan Kota Medan pantau operasi pasar murah minyak goreng (IDN Times/Yurika Febrianti)
Share Article

Medan, IDN Times- Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Perdagangan Kota Medan bekerjasama dengan PT Musim Mas menggelar operasi pasar murah dengan menyediakan 5 ribu liter minyak goreng di Pasar Suka Ramai, Kamis (17/2/2022).

Kepala Dinas Perdagangan Kota Medan Damikrot Harahap mengatakan, hari ini operasi pasar murah minyak goreng tersebar di beberapa titik di Kota Medan.

“Untuk hari ini ada 3 titik. Di Pusat Pasar minyak curah bekerjasama dengan PTPN IV, di Pasar Suka Ramai bekerjasama dengan PT Musim Mas, kemudian ada di Kelurahan Kwala Bekala juga bekerja sama dengan PT Musim Mas,” katanya.

1. Satu orang hanya boleh membeli satu kotak minyak goreng

Ilustrasi minyak goreng (IDN Times/Vadhia Lidyana)
Ilustrasi minyak goreng (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Operasi pasar murah minyak goreng dalam dua pekan sudah tersebar di 23 titik dengan total 132 ton minyak goreng digelontorkan Pemerintah Kota Medan ke konsumen.

Damikrot menyampaikan minyak goreng kemasan yang dijual dengan harga Rp13.600 per liter dan setiap orang hanya dibolehkan membeli satu kotak minyak goreng.

“Kita tadinya batasi hanya 4 liter satu orang, tapi kelihatan saya kira kalau dibatasi 1 kotak enggak mungkin menimbun,” katanya.

2. Masyarakat harus disiplin membeli minyak goreng di operasi pasar murah

Antrian operasi pasar murah minyak goreng di Pasar Suka Ramai (IDN Times/Yurika Febrianti)
Antrian operasi pasar murah minyak goreng di Pasar Suka Ramai (IDN Times/Yurika Febrianti)

Dengan operasi pasar murah ini, Damikrot mengajak masyarakat disiplin membantu menjaga stabilias pembelian minyak goreng sesuai dengan kebutuhan, agar tidak terjadi kelangkaan yang disebabkan panic buying.

“Kalau masyarakat disiplin juga untuk berbelanja sesuai dengan kebutuhan aman nya ini. Jadi melihat kondisi di lapangan ternyata langka, jadilah panic buying. Penimbunan itu tidak di produsen tapi penimbunan itu di masyarakat. Aturannya dia 2 liter seminggu ini jadi 4-5 liter dia beli,” jelasnya.

3. Dinas Perdagangan terus berupaya dalam pendistribusian minyak goreng

Ilustrasi operasi pasar minyak goreng. (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)
Ilustrasi operasi pasar minyak goreng. (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

Dinas Perdagangan Kota Medan juga berupaya pendistribusian minyak goreng dari distributor tidak terhambat. Pasalnya, alat pembatas dan pengukur (APP) minyak goreng dianggap masih murah.

 “Minyak juga tidak langka, ya sebetulnya APP nya orang menganggap murah, kalau misalnya curah Rp 11.500 kemudian yang sederhana Rp13.500, ada yang premium Rp 14.000 sehingga CPO naik,”ujarnya.

4. CPO tidak hanya minyak goreng, dapat diproses menjadi produk turunan

Shutterstock.com/Nirapai Boonpheng
Shutterstock.com/Nirapai Boonpheng

Sementara itu, harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) menanjak, Damikrot menjelaskan komoditas minyak nabati ini tidak hanya dijadikan sebagai minyak goreng saja, namun bisa diproses menjadi berbagai produk turunan.

“CPO naik bukan untuk minyak goreng saja. Bisa dibuat solar, dibuat mentega, bisa alkohol dan sebagainya. Sehingga APP ini tidak kena oleh produsen minyak, tapi kalau saya tanya produsennya ya normal-normal saja produksinya,” pungkasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
Yurika Febrianti
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan

Latest News Sumatera Utara

See More

Kulit Beruang hingga Paruh Rangkong Diperdagangkan, 3 Pelaku Diciduk

16 Jun 2026, 19:44 WIBNews