Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Dampak Pemangkasan Perjalanan Dinas, Banyak Cancel Order di Sumut

Dampak Pemangkasan Perjalanan Dinas, Banyak Cancel Order di Sumut
Pemangkasan anggaran perjalan dinas kementerian dan lembaga dipastikan berdampak terhadap bisnis perhotelan di Balikpapan. (IDN Times/Erik Alfian)
Share Article

Medan, IDN Times - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia PHRI Sumatera Utara Denny S Wardhana menyebutkan bahwa, telah banyak pembatalan orderan untuk hotel di Sumatera Utara. Hal ini disebabkan, dampak ataupun efek domino pemangkasan perjalanan dinas bagi wisata Meetings, Incentives, Conferences and Exhibitions (MICE) dan perekonomian warga. 

“Sudah, banyak pembatalan. Itu semenjak Surat Edaran (SE) dikeluarkan itu udah ada pembatalan jadinya. Terus sebenarnya yang bukan cuma hotel yang sebenarnya yang berdampak. Di hotel itu banyak kompenten-komponennya seperti pembelanjaan didapur semuanya juga ikut berdampak. Jadi, mungkin dari UMKM-nya juga terkait pembelian sayur, ayam, daging dan suplier untuk pembelian sabun dan lain sebagainya itu kan masih berdampak dengan adanya pengurangan ini berartikan pemesanan dan pembelian juga tidak banyak, jadi bukan cuma hotelnya saja yang berdampak dan turunannya juga berdampak," jelasnya pada IDN Times.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta para menteri dan kepala lembaga untuk melakukan penghematan berupa pemangkasan anggaran perjalanan dinas ASN paling sedikit 50 persen mulai 7 November 2024. Dalam Surat Edaran Menteri Keuangan nomor S-1023/MK.02/2024 tersebut Sri Mulyani tidak menjelaskan alasan maupun peruntukkan anggaran yang harus dipangkas. Direktur Jenderal Anggaran Isa Rachmatarwata pun tak menjawab pertanyaan Bisnis soal penghematan tersebut.

Merujuk pada Presiden Prabowo Subianto yang meminta seluruh kementerian/lembaga memangkas anggaran perjalanan dinas hingga 50 persen. Langkah ini dilakukan sebagai efisiensi anggaran. Di lain sisi, terdapat efek domino dari kebijakan tersebut.

Beberapa sektor akan terdampak, terutama yang bergerak pada wisata MICE (Meetings, Incentives, Conferences and Exhibitions) dan sektor pendukung lainnya. Apalagi bagi hotel yang ada di perkotaan (city hotel) yang selama ini hanya mengandalkan tamu MICE.

1. Pembatalan orderan untuk hotel di wilayah Sumut terhitung sudah mencapai 50 persen saat ini

pexels.com/Tiger Lily
pexels.com/Tiger Lily

Lanjutnya, pembatalan orderan untuk hotel di wilayah Sumut terhitung sudah mencapai 50 persen saat ini.

"Jadi, ada beberapa hotel yang baik dari kementrian atau dari lokal juga dibatalkan. Itu seluruh hotel di Sumut, baik berbintang maupun tidak hotel berbintang yang punya ruangan meeting kebanyakan sejak keluarnya Surat Edaran MICE.

Terkait pengurangan pekerja, dikatakannya pasti berkurang. Sebab, hotel tersebut untuk dari top level ini yang pegawainya tetapkan.

"Untuk pekerjanya itu kan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), yang bawahnya lagi itu biasanya outsorching atau yang harian. Nah, otomatis kalau tidak ada kerjanya berarti tidak ada," katanya.

Namun, belum dapat dipastikan berapa data yang sudah ada pengurangan pekerja di hotel.

"Kalau pengurangan mungkin belum ada informasi ke PHRI Sumut, cuma kalau hotel itu kebanyakan untuk levelnya Manager atau top Manager itu tetap. Kalau untuk level supervisor itu biasanya PKWT kontrak, kalau level yang harian mungkin bisa terdampak. Tapi belum ada informasi berapa data," ungkap Denny.

2. Diharapkan tidak berlangsung hingga tahun 2025

Ilustrasi wanita merasa senang di tempat kerja (freepik.com/DC Studio)
Ilustrasi wanita merasa senang di tempat kerja (freepik.com/DC Studio)

Dia berharap kedepannya, tidak berlangsung lama dan hanya berlangsung pada tahun 2024 saja.

"Ini menjadi harapan, dan tahun 2025 tidak ada pemotongan lagi, karena bukan hotel saja yang berdampak tapi turunannya juga berdampak," jelas Denny.

Hal ini juga dijelaskannnya, pernah terjadi sekitar tahun 2015-2016 dengan adanya pembatalan orderan terkait MICE.

"Itu kan gak boleh sama sekali, itu kan berdampak. Haruslah itu dicabut. Jika ini berlangsung lama, yang akan terjadi pasti berdampak dari hotel dan turunannya. Otomatis perekonomian tidak berjalan dengan baik, karena turunannya yang bisa beli sayur, daging, ikan, ayam dan lainnya," sebutnya.

Menurut Denny, jika berlangsung lama bukan hanya hotel saja yang berdampak tetapi juga turunannya. Mulai dari suplier sayur, buah, ikan, daging dan lainnya yang menjadi kekhawatiran.

"Itu yang dimohonkan untuk menjadi perhatian pemerintah," pungkasnya.

3. Perekonomian travel agent juga berdampak pada perjalanan dinas

Ilustrasi rekan kerja (pixabay.com/u_w24h9b9v3p)
Ilustrasi rekan kerja (pixabay.com/u_w24h9b9v3p)

Sementara itu, Willy Sihoming, Managing Director Sedona Holidays Medan menambahkan bahwa dari bidang travel memiliki dampak dari hotel, makanan, restoran bahkan juga transportasi.

“Dari kita tidak dapat penjualanan/pemesanan atau orderan. Kalau berbicara secara travel Sedona perusahaan kita sudah merasakan karena tidak ada pengorderan perjalanan dinas. Biasanya ada pemesanan 2 hari atau 3 hari,” ucapnya.

Pengurangan ini, dikatakannya sangat signifikan sampai saat ini belum menerima pengorderan sejak bulan September 2024.

“Dampaknya dari segi perjalanannya atau travelnya lebih kepada membutuhkan armada, pemandu wisata dan makan minum dan liburannya,” jelasnya.

Lanjutnya, pemesanan perbulan travel tidak dapat dipastikan. Namun, diakuinya orderan di travel Sedona bisa mencapai hingga puluhan orderan.

“Tapi sekarang ini tidak ada dapat orderan. Biasanya, ada orderan dengan akhir tahun karena tutup buku,” tambahnya.

Dia mengatakan bahwa, orderan perjalanan dinas ini biasa mendapat dari Pusat ke Sumut. Jadi, menghandle masuk bukan keluarnya perjalanan. Misalnya dari Provinsi Banten ke Sumut, Jawa Barat ke Sumut dan lainnya.

“Harapan kita pemerintah tidak memangkas, lebih kepada memaksimalkan perjalanan tetap ada. Karena salah satu bagian dari market kita disamping wisata biasa. Kemudian insentif, juga seperti ini perjalanan dinas salah satu bagian pemasukan bagian dari kita travel agen. Jadi, bukan dipangkas mungkin memaksimalkan. Selama ini, mungkin lebih dimaksimalkan," tutupnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Indah Permata Sari
Arifin Al Alamudi
Indah Permata Sari
EditorIndah Permata Sari

Latest News Sumatera Utara

See More

Viral Polantas Cekcok dengan Pengendara saat Pengamanan Demo Mahasiswa

24 Jun 2026, 22:31 WIBNews