Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Asrama Haji Medan Jadi Tempat Karantina Pekerja Migran Indonesia
Ilustrasi ruang isolasi COVID-19. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

Medan, IDN Times- Asrama Haji Medan semula dijadikan tempat isolasi terpusat (Isoter). Namun, kini dialihkan untuk menampung tempat karantina para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang datang dari luar negeri. 

Kepala Dinas Kesehatan, Sumatera Utara, Ismail Lubis mengatakan sejak kemarin sudah tidak digunakan lagi untuk Isoter.

1. Asrama Haji tidak digunakan lagi untuk Isoter

Petugas isolasi menunjukkan peralatan di Tenda Isolasi Rumah Sakit Putri Hijau, Medan (IDN Times/Prayugo Utomo)

Nantinya, para PMI akan menjalani karantina sebelum dipulangkan, guna mengantisipasi penyebaran pandemik COVID-19. 

"Segera dipersiapkan menjadi tempat karantina bagi PMI. Sehingga, saat tiba di Bandara Internasional Kualanamu, pekerja dimaksud akan dibawa ke Asrama Haji guna menjalani isolasi sebelum dipulangkan," kata Ismail, di Asrama Haji Medan Jalan AH Nasution. 

“Kita menunggu bagaimana petunjuk dari pemerintah pusat. Untuk tenaga kesehatannya, akan disiapkan sedemikian rupa. Karena sebelumnya tempat ini sudah digunakan sebagai lokasi isolasi bagi pasien COVID-19,” sambungnya.

2. Untuk kebutuhan biaya tenaga kesehatan di lokasi isolasi akan ditanggung oleh pemerintah pusat

Wali Kota Medan Muhammad Bobby Nasution (kedua dari kiri) didampingi Koordinator Gedung Karantina Mandiri Mardohar Tambunan (kiri) meninjau lokasi isolasi mandiri di Gedung Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Medan Helvetia, Medan, Sumatera Utara, Kamis (5/8/2021). (ANTARA FOTO/Fransisco Carolio)

Dilanjutkan Ismail, untuk kebutuhan biaya tenaga kesehatan di lokasi isolasi akan ditanggung oleh pemerintah pusat. Termasuk prioritas penggunaan gedung milik pemerintah. Dengan begitu, Pemerintah Provinsi Sumut melalui Satgas COVID-19 akan mempersiapkan tenaga kesehatan, bersama dengan tenaga jaga, serta lainnya.

3. Kepala Dinkes Sumut apresiasi para tenaga kesehatan yang sudah melayani masyarakat selama ini

Ilustrasi ruang Isolasi COVID-19. (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)

Sebelumnya, Kepala Dinkes Sumut Ismail Lubis melepas para relawan COVID-19 baik Nakes, tenaga jaga maupun petugas kebersihan yang selama ini bekerja di lokasi Isoter, Asrama Haji Medan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada para tenaga kesehatan dan petugas pendukung lainnya yang telah bekerja keras selama masa isolasi. Tetaplah menjadi pribadi yang melayani orang lain, dan kembali ke tempat tugas masing-masing,” ucap Ismail. 

Editorial Team

Related Article