Comscore Tracker

Peringati Hari Anak Secara Virtual, Berharap Pandemik Cepat Berlalu

Yuk dengarkan aspirasi anak

Medan, IDN Times - The Asia Foundation melalui “Program Peduli” menggelar acara Temu Anak Peduli 2020. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memeringati Hari Anak Nasional 2020 yang jatuh pada Kamis (23/7/2020). Momentum ini dijadikan untuk mendengarkan suara dan aspirasi anak-anak terlebih saat pandemik COVID-19 seperti sekarang.

Dalam kegiatan ini, mereka yang tergabung merupakan anak dan remaja rentan. Terdiri dari anak yang berada di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), anak yang menjadi korban eksploitasi seksual komersial, anak dari pekerja migran, anak masyarakat adat, anak dari korban pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), anak penghayat kepercayaan dan agama minoritas, serta anak dengan disabilitas.

1. Dikly seorang anak dari kelompok satu yang saat ini berada di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Pekanbaru berharap agar pandemik COVID-19 segera berlalu

Peringati Hari Anak Secara Virtual, Berharap Pandemik Cepat BerlaluIDN Times/Masdalena Napitupulu

Acara yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dimulai dengan kata sambutan dari moderator. Lalu kemudian, anak-anak yang tergabung dalam pertemuan secara virtual ini menyuarakan aspirasi dan mengajukan pertanyaan. Yang selanjutnya akan ditanggapi oleh narasumber yang dihadirkan panitia.

Dikly seorang anak dari kelompok satu yang saat ini berada di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Pekanbaru berharap agar pandemik COVID-19 segera berlalu. Ia juga berharap agar disedikannya perpustakaan di LPKA.

"Saya dari LPKA Pekabaru berharap Corona cepat berlalu dan semoga ada yang membantu membuka perpustakaan karena saya suka membaca," ujar Dikly, Rabu (22/7/2020).

Baca Juga: Kronologis Anggota DPRD Sumut Ikut Menganiaya Polisi di Tempat Hiburan

2. Slamet Prihantara: Segala peraturan yang diterapkan di LPKA dilakukan berdasarkan pertimbangan yang mengutamakan keselamatan anak-anak

Peringati Hari Anak Secara Virtual, Berharap Pandemik Cepat BerlaluIDN Times/Masdalena Napitupulu

Slamet Prihantara, Direktur Bimbingan Kemasyarakatan dan Pengentasan Anak, Direktorat Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia mengatakan situasi seperti ini memang sulit untuk dijalani. Namun segala peraturan yang diterapkan di LPKA dilakukan berdasarkan pertimbangan yang mengutamakan keselamatan anak-anak.

"Kami akan tertap berupaya semaksimal mungkin, walau dalam kondisi seperti ini," ucap Slamet.

Dalam rangka peringatan HAN 2020, Slamet juga mengatakan akan ada pemberian remisi untuk anak. "Besok ada 35 anak kita yang diusulkan untuk mendapatkan remisi artinya ada pengurangan tahanan untuk yang pidana," bebernya.

3. Muhammad Hasbi, Direktur Paud, Ditjen Paud, Dikda dan Dikmen, memberi semangat pada anak-anak agar tetap termotivasi untuk belajar. Apalagi di masa pandemik saat ini

Peringati Hari Anak Secara Virtual, Berharap Pandemik Cepat BerlaluIDN Times/Masdalena Napitupulu

Muhammad Hasbi, Direktur Paud, Ditjen Paud, Dikda dan Dikmen, memberi semangat pada anak-anak agar tetap termotivasi untuk belajar. Apalagi di masa pandemik saat ini. 

"Seperti kita ketahui ada 10 hak anak yang harus kita berikan. Anak-anak bisa berpartisipasi dengan orang dewasa. Adek-adek ini juga mempunyai hak untuk memperoleh pendidikan walaupun sedang berada di LPKA maupun di rumah," ujarnya.

“Karena dengan belajar kita dapat mengubah masa depan kita, keluarga, juga masa depan bangsa,” sambungnya.

4. Diketahui sebelumnya pada tahun 2018 kegiatan Temu Anak Peduli dilaksanakan di Surabaya, dan pada tahun 2019 di Makassar

Peringati Hari Anak Secara Virtual, Berharap Pandemik Cepat BerlaluIDN Times/Masdalena Napitupulu

Diketahui sebelumnya pada tahun 2018 kegiatan Temu Anak Peduli dilaksanakan di Surabaya, dan pada tahun 2019 di Makassar. Namun karena pandemik COVID-19, kegiatan Temu Anak Peduli 2020 hanya dilakukan secara virtual bertemakan Ngobrol Asyik Anak Peduli Bareng Pemerintah.

Adapun Program Peduli adalah suatu inisiatif dari pemerintah Indonesia, yang dengan dukungan dari pemerintah Australia untuk memberikan perhatian secara khusus bagi orang-orang yang selama ini terpinggirkan.

Baca Juga: Tambah Lagi, 11 Eks DPRD Sumut Ditahan KPK Kasus Suap Gubernur Gatot

Topic:

  • Arifin Al Alamudi

Berita Terkini Lainnya